Berita

Kaesang Pangarep dan Erika Gudono/Net

Politik

Istri Kaesang Punya Hak Politik untuk Jadi Calon Bupati Sleman

KAMIS, 14 MARET 2024 | 19:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wacana mendorong istri Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep, Erina Gudono, untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bukan sesuatu yang luar bisa. Sebagai warga negara, mantu Presiden Joko Widodo itu memiliki hak berpolitik dengan mengajukan diri sebagai calon Bupati Sleman pada Pilkada 2024 mendatang.

"Ini hak politik ya, hak politik itu adalah hak dipilih dan memilih. Hak dipilih itu berlaku untuk siapapun, hak memilih apalagi untuk siapapun," kata Wakil Komandan Alpha TKN Prabowo-Gibran, Herman Khaeron, di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (14/3).

Menurut Herman, anak, menantu, maupun mertua presiden memiliki hak yang sama di mata hukum untuk berpolitik seperti masyarakat lainnya.


Oleh sebab itu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat yang memilih menantu Jokowi tersebut.

"Karena punya hak yang sama, pada akhirnya yang menentukan kan rakyat. Suara rakyat suara Tuhan, nanti rakyat yang menentukan. Kalau rakyat menginginkan beliau ya terpilih, kalau tidak menginginkan ya tidak terpilih, konteksnya di situ saja," ujarnya.

Anggota Komisi VI DPR RI ini menambahkan, Undang-undang pun tidak membatasi seseorang dalam menggunakan hak politiknya.

"Justru kalau UU membatasi tidak boleh, 'o ini anak presiden, anak menteri tidak boleh' jadi diskriminatif. Oleh karena itu, UU memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh warga negara untuk bisa menjalankan hak politiknya apakah dipilih atau memilih," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya