Berita

Kondisi Stasiun Tawang Semarang masih terendam banjir hingga Kamis (14/3), membuat aktivitas perjalanan Kereta Api lumpuh total dan dialihkan ke Stasiun Poncol/RMOLJateng

Nusantara

Banjir di Stasiun Tawang Belum Surut, Penumpang Dialihkan Ke Stasiun Poncol Semarang

KAMIS, 14 MARET 2024 | 13:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Banjir yang melanda Kota Semarang setelah tiga hari berturut-turut diguyur hujan deras berdampak terhadap aktivitas di Stasiun Tawang. Perjalanan sejumlah kereta api dari dan tujuan Stasiun Tawang pun akhirnya dialihkan ke Stasiun Poncol.

Pasalnya, kondisi Stasiun Tawang masih tergenang banjir hingga hari ini, Kamis (14/3).

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop IV Semarang, Franoto Wibowo mengatakan, Stasiun Tawang terendam banjir pada Kamis (14/3), sehingga untuk sementara tidak melayani penumpang naik dan turun.


"Bagi penumpang yang jadwal keberangkatan seharusnya di Stasiun Tawang bisa menuju ke Stasiun Poncol sesuai jadwal pada tiket," kata Franoto, dalam keterangan yang diterima Kantor Berita RMOLJateng, Kamis (13/3).

Sejauh ini, banjir masih menggenangi seluruh bagian stasiun. Para petugas masih berupaya membersihkan area terendam dan sisa-sisa lumpur sekaligus memompa banjir agar dapat segera surut.

Akibat banjir ini, beberapa perjalanan kereta api dialihkan ke rute jalur selatan. Di wilayah operasi Daop IV Semarang, terdapat 3 titik tergenang banjir dengan ketinggian 10 cm lebih, sehingga tidak memungkinkan untuk perjalanan KA.

Banjir akibat hujan deras berhari-hari di Kota Semarang ini merendam beberapa jalur rel, antara lain Petak jalur rel Semarang Tawang Bank Jateng-Alastua, Petak jalur rel Semarang Tawang-Semarang Poncol, dan Petak jalur rel Mangkang-Kaliwungu.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya