Berita

Tangki minyak di Pelabuhan Richmond, California/Net

Bisnis

Gara-gara ini Harga Minyak Mentah Dunia Melonjak

KAMIS, 14 MARET 2024 | 13:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak mentah dunia terpantau kompak melonjak pada perdagangan Kamis (14/3) ini, setelah adanya penurunan stok minyak Amerika Serikat dan serangan kilang minyak Rusia.

Harga minyak WTI tercatat menguat 0,15 persen mencapai 79,84 dolar (Rp1,2 juta) per barel, sementara harga minyak mentah Brent naik 0,12 persen menjadi 84,13 dolar (Rp1,3 juta) per barel.

Pergerakan kenaikan harga minyak mentah tersebut telah terlihat pada perdagangan sebelumnya (13/3) minyak mentah WTI dan Brent masing-masing mengalami kenaikan sebesar 2,78 persen dan 2,58 persen. Angka itu menjadi kenaikan tertinggi empat bulan sejak 6 November 2023 lalu.


Berdasarkan laporan yang dikutip dari Reuters, kenaikan harga minyak tersebut dipicu oleh beberapa faktor, di antaranya penarikan tiba-tiba persediaan minyak mentah AS.

Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan sejumlah perusahaan energi telah menarik stoknya sebesar 1,5 juta barel minyak mentah. Penarikan secara mendadak itu jauh melampaui perkiraan analis, yang sebelumnya justru memperkirakan adanya peningkatan produksi sebesar 1,3 juta barel.

Selain itu, pasar juga telah digetarkan oleh serangan besar-besaran Ukraina terhadap kilang minyak Rusia baru-baru ini.

Serangan tersebut menyebabkan kebakaran di kilang terbesar Rosneft, yang dapat berpotensi mengganggu pasokan minyak dari Rusia ke pasar global.

"Karena kapasitas penyulingan Rusia rusak akibat serangan pesawat tak berawak Ukraina, hal ini dapat mengakibatkan Rusia mengekspor lebih sedikit bahan bakar diesel sehingga berpotensi bagi Rusia untuk mulai mengimpor bensin dan tentu saja akan mempengaruhi harga di seluruh dunia," ujar Presiden Lipow Oil Rekan, Andrew Lipow, di Houston, kepada Reuters.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya