Berita

Aparat Polsek Bantarkalong mendatangi TKP di Kampung Ciwangkid, Desa Cikuya, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya/RMOLJabar

Presisi

Viral Video Motor di Tasikmalaya Nyangkut di Atap Rumah

KAMIS, 14 MARET 2024 | 12:10 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Jagat media sosial dihebohkan dengan sebuah peristiwa tersangkutnya sepeda motor matik di atap rumah warga yang dikendarai dua siswi Sekolah Dasar (SD) di Kampung Ciwangkid, Desa Cikuya, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (12/3).

Terlihat dalam video amatir yang direkam warga, dua orang perempuan masih duduk di jok sepeda motornya sambil tertawa sambil ditolong oleh warga.

Setelah viral di media sosial, petugas kepolisian dari Polsek Bantarkalong Polres Tasikmalaya mendatangi lokasi kejadian.


Tiba di lokasi, petugas kepolisian kemudian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi dan hasil olah TKP, sepeda motor itu ditumpangi tiga orang.

Tiga orang itu adalah LAA (12) berstatus pelajar kelas 6 SD, S (12) pelajar kelas 6 SD dan SN (10) yang masih duduk di bangku kelas 4 SD.

Kapolsek Bantarkalong, AKP Mugiono mengungkapkan kronologis kejadian yang sebenarnya.

"Jadi awal mula kejadian, korban bersama temannya berangkat dari Kampung Sukajadi Desa Cintabodas menuju TKP dengan menggunakan berboncengan tiga orang," kata AKP Mugiono, Rabu (13/3).

AKP Mugiono menjelaskan, peristiwa kecelakaan tersebut bermula pada saat sepeda motor yang dikendarai korban LAA berboncengan dengan dua temannya S dan SN datang dari arah Kampung Sukajadi, Desa Cintabodas, Kecamatan Culamega menuju Kampung Ciwangkid, yang menjadi lokasi kejadian.

"Menurut keterangan saksi temannya yang berada di belakang korban, motor yang dikendarai korban LAA sudah tidak terkendali dari mulai atas dikarenakan rem motor tersebut blong," jelas Mugiono.

Berdasarkan keterangan dari saksi yang berada di belakang korban, tepat di turunan sepeda motor yang dikemudikan LAA terlihat sudah tak bisa dikendalikan dikarenakan rem blong atau tidak berfungsi.

Sehingga saat tiba di TKP yang kebetulan medan jalannya menurun dan berkelok 60 derajat, sepeda motor terbang ke atap rumah warga.

"Motor korban lurus karena tidak bisa dikendalikan dan menimpa atap rumah warga bernama Hadin, sehingga motor dan pengendara serta yang dibonceng nyangkut di atas genting rumah," terang Mugiono.

Untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Hanya saja, ketiga korban mengalami luka ringan.

Korban LAA mengalami luka di tangan kiri, sedangkan korban S memar di bagian kepala dan korban SN mengalami luka bengkak di pipi serta hidung.

Kemudian setelah kejadian itu rumah yang rusak akibat dihantam sepeda motor sudah diperbaiki secara gotong royong oleh warga setempat.

"Ketiganya mengalami luka ringan, memar-memar saja. Kerusakan rumah sudah diperbaiki oleh warga dengan bergotong royong," tutup Mugiono dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya