Berita

Suasana kajian Kitab At-Tibyan di Kantor DPP PKB/Ist

Politik

Markas PKB Gelar Kajian Kitab Karya Pendiri NU selama Ramadan

KAMIS, 14 MARET 2024 | 11:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar kajian kitab karya pendiri Nahdlatul Ulama, Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari, saat jelang buka puasa sepanjang Ramadan 1445 Hijriyah.

Kajian dilakukan di markas PKB, Jalan Raden Saleh Raya, Menteng, Jakarta Pusat, setiap Senin-Jumat pukul 17.00 WIB sampai berkumandangnya azan Magrib.

Kitab yang dikaji antara lain at-Tibyan fi An-Nahyi 'an Muqatha'ati Al-Arham wa Al-Aqarib wa al-Ikhwan, dipandu kiai dan nyai, antara lain Nyai Hindun Annisa, KH Yusuf Chudlory, Nyai Badriyah Fayumi, Gus Salam Shohib, Gus Ahmad Kafabihi, dan Gus Hayid.


Menurut Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, kajian itu rutin digelar, sebagai upaya melestarikan tradisi, sekaligus mempelajari dan meneguhkan jejak perjuangan Mbah Hasyim bagi bangsa dan negara.

"Alhamdulillah kita bisa kembali menggelar kajian rutin setiap Ramadan, khusus mengkaji kitab-kitab Roisul Akbar Hadratussyaikh Hasyim Asy'ari," kata Cak Imin, lewat keterangan resminya, Kamis (14/3).

Menurut Calon Wakil Presiden yang akrab disapa Cak Imin itu, tantangan dan agenda perjuangan dulu dan kini memang sudah berbeda.

Tetapi kitab at-Tibyan memberikan arahan bagi umat Islam untuk mengedepankan ukhuwah yang berpijak pada membangun persaudaraan, kebersamaan, dan kekeluargaan, di dalam mewujudkan cita-cita perjuangan.

"Sampai kapanpun at-Tibyan ini relevan, karena ikhtiar perjuangan tak akan terwujud tanpa modal besar utamanya, yaitu fondasi perjuangan bernama ukhuwah, solidaritas berwujud soliditas dalam mengarungi tantangan perjuangan," tukas Cak Imin.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya