Berita

Presiden Joko Widodo (tengah) ketika meninjau Pabrik Amonium Nitrat milik PT Dahana, 29 Februari 2024./RMOL

Pertahanan

Pabrik Amonium Nitrat Dahana Diresmikan Presiden, Suhendra: Mimpi Itu Telah Jadi Kenyataan

KAMIS, 14 MARET 2024 | 04:22 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Sudah lama PT Dahana memendam keinginan memiliki Pabrik Amonium Nitrat yang memiliki nilai strategis dalam industri bahan peledak. Kepemilikan bahan baku di hulu industri bahan peledak akan meningkatkan competitive advantage Dahana di tengah persaingan yang semakin ketat.

Setelah penantian cukup panjang, akhirnya Pabrik Amonium Nitrat yang digarap bersama Pupuk Kaltim diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada 29 Februari 2024 di Bontang, Kalimantan Timur.

The dream comes true. Puji syukur,” begitu dikatakanb Suhendra Yusuf RPN, Direktur Teknologi & Pengembangan PT Dahana yang juga didapuk sebagai ketua panitia peresmian Pabrik Amonium Nitrat.


“Alhamdulillah, Pabrik Amonium Nitrat telah diresmikan.  Kami berterima kasih dan bersyukur Bapak Presiden Joko Widodo berkenan meresmikan Pabrik Amonium Nitrat ini. Suatu kebanggaan bagi kami pabrik ini diresmikan oleh Presiden,” ujar Suhendra Yusuf kepada redaksi.

Suhendra juga merasa lega, di tengah persiapan yang singkat, acara peresmian pabrik ini berjalan dengan lancar.

“Persiapan teknis yang dipersiapkan oleh panitia hanya enam hari. Ini luar biasa. Bisa kami selesaikan dan peresmian berjalan dengan baik,” ungkap Suhendra.

Suhendra menambahkan, banyak pihak yang telah mendukung kelancaran acara peresmian ini, mulai dari peran penting Sekretariat Negera Istana, Kementerian BUMN, Pemkot Bontang, jajaran keamanan dari Kepolisian dan TNI serta mitra tuan rumah PT Pupuk Kaltim beserta anak perusahaannya.

“Terima kasih atas dukungannya.  Kami juga merasa terhormat atas kehadiran jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju, antara lain Menteri BUMN, Menteri Investasi/Kepala BKPM, Menteri Perdagangan, Panglima TNI, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, Sekjen Kementerian Pertahanan yang mewakili Menhan, dan Pj Gubernur Kalimantan Timur,” katanya lagi.

Di akhir, Suhendra berharap kehadiran Pabrik Amonium Nitrat ini akan membawa banyak manfaat, baik untuk Dahana maupun bangsa Indonesia.

“Semoga Pabrik Amonium Nitrat ini semakin mendukung upaya kemandirian di bidang bahan peledak, mengurangi importasi dan menghemat devisa negara.  Tentunya, turut mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Bontang,” pungkas Suhendra.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya