Berita

Prabowo Subianto dan Joko Widodo/Ist

Politik

Jokowi Layak Dapat Posisi Wantimpres Prabowo

SELASA, 12 MARET 2024 | 20:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Posisi penting layak diberikan kepada Presiden Joko Widodo saat pemerintahan 2024-2029 berjalan.

Merujuk hitungan sementara KPU RI, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berpotensi menang di Pilpres 2024. Perolehan Prabowo-Gibran yang unggul dibanding paslon lain ini pun dinilai tidak lepas dari peran Jokowi yang tersirat mendukung paslon 2 itu.  

"Sebagai imbalan atas jasa-jasa Jokowi memenangkan Prabowo, maka posisi tertinggi yang bisa diberikan kepada Jokowi adalah Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres)," kata Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (12/3).


Posisi ini menurut analis politik Universitas Nasional itu lebih masuk akal dibanding usulan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie yang menyarankan Kepala Negara menjadi ketua koalisi.

"Jadi wacana menjadikan Jokowi sebagai ketua koalisi adalah halusinasi politik semata-mata untuk mencuri simpati agar PSI bisa 'diselamatkan' untuk masuk Senayan," pungkas Andi.

Grace Natalie sebelumnya menyatakan, Jokowi sudah semestinya menjadi sosok yang ada di atas semua partai politik yang punya kesamaan visi menuju Indonesia emas.

"Saya pikir ide bagus juga, Pak Jokowi mungkin bisa jadi ketua dari koalisi partai-partai, semacam barisan nasional, partai-partai yang mau melanjutkan atau punya visi yang sama menuju Indonesia emas," katanya, Minggu (10/3).

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya