Berita

Ilustrasi/RMOLNetwork

Politik

Pilbup Madiun Akan Diikuti Lebih dari 2 Pasangan?

SELASA, 12 MARET 2024 | 18:32 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski menjadi peraih suara terbanyak dalam Pemilu 2024, 4 partai politik di Kabupaten Madiun tidak serta merta bisa mengusung sendiri calon Bupati (AE-1) Kabupaten Madiun dalam Pilkada yang digelar November 2024 mendatang.

Sehingga 4 parpol ini harus segera menentukan koalisi. Alhasil, Pilbup Madiun mendatang berpotensi diikuti oleh lebih dari 2 pasangan calon.

Berdasarkan data perolehan suara dan kursi pemilu di Kabupaten Madiun, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendapat 82.136 suara dan 6 kursi, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendapat  80.191 suara dan 8 kursi, Partai Golongan Karya (Golkar) mendapat 63.626 suara dan 8 kursi, dan Partai Demokrat mendapat 52.648 suara dan 6 kursi,


Lalu Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mendapat 50.138 suara dan 6 kursi, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mendapat 46.254 suara dan 5 kursi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendapat 36.567 suara dan 4 kursi, dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mendapat 13.645 kursi dan 2 suara.

"Dari data perolehan suara, ada empat partai yang masuk dalam empat besar perolehan suara terbanyak. PKB, PDIP, Golkar, dan Demokrat. Namun posisi empat partai politik ini dilema, meski menang namun tidak bisa mengusung sendiri calon Bupati di pilkada mendatang karena perolehan kursi yang tidak memenuhi target," kata pemerhati politik dari Dungus, Kecamatan Wungu, Mbah Gunung Dermawan, kepada Kantor Berita RMOLJateng, Selasa (13/3).

Mbah Gunung menambahkan, agar bisa mengusung calon bupati di pilkada November mendatang, partai yang masuk dalam 4 besar tersebut masing-masing harus berkoalisi dengan Gerindra, Nasdem, PKS, dan Hanura. Jika itu terjadi maka nanti bisa saja muncul 3 atau 4 pasangan calon bupati-wakil bupati.

"Empat partai dengan perolehan suara terbanyak ini kan pada ngotot untuk mengusung posisi calon bupati. Sehingga diperlukan gerak cepat untuk lobi politik. Jika memang terjadi koalisi dengan empat partai lainnya maka akan muncul tiga atau empat pasangan calon bupati. Yang paling sangat dihindari kalau hanya munculnya dua pasangan calon karena akan merugikan partai pemenang," paparnya.

Menurut Mbah Gunung, 2 pasangan calon bisa muncul jika salah satu dari 4 partai dengan perolehan suara terbanyak di Pemilu 2024 sudah berkoalisi dengan 4 partai lain yang posisi perolehan suaranya di bawah mereka.

"Kuncinya satu, prediksi dua pasangan calon Bupati akan muncul jika salah satu dari 4 partai pemenang pemilu sudah lebih dulu mengajak 4 partai lain yang perolehan suara berada dibawahnya untuk berkoalisi," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya