Berita

Alfian Andri Wijaya,meraih dengan suara terbanyak di antara 50 caleg terpilih Pemilu 2024 saat memberikan keterangan pers di Jember, Selasa (12/3)/RMOLJatim

Politik

Terapkan 3 Strategi, Caleg Muda Gerindra 3 Kali Berturut-Turut Jadi Anggota Dewan

SELASA, 12 MARET 2024 | 16:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bukan perkara mudah untuk bisa lolos 3 kali berturut-turut sebagai anggota legislatif. Namun justru itu yang mampu dilakukan caleg Partai Gerindra, Alfian Andri Wijaya (34), yang sukses menjadi anggota dewan untuk ketiga kalinya pada Pemilu 2024.  

Pria asal Jember ini bahkan memperoleh suara tertinggi atau terbanyak di antara 50 caleg yang lolos pada Pemilu 2024.

"Kami tidak menyangka, bisa memperoleh suara terbanyak seperti itu," ucap Alfian, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (12/3).


Dia menuturkan, untuk bisa lolos menjadi anggota dewan, tidak semata-mata karena punya banyak uang sebagai dana kampanye. Dana memang penting, tapi faktanya banyak caleg yang mengeluarkan anggaran ratusan juta hingga miliaran rupiah justru gagal lolos.

Hal pertama yang harus dimiliki seorang caleg adalah harus menata niat baik dan tulus terutama saat menyapa masyarakat. Jika ada niat yang tulus maka akan keluar aura atau energi positif dari caleg, sehingga konstituen mempunyai keyakinan untuk memilih.

"Karena ketulusan caleg akan bertemu dengan ketulusan pemilih yang akan mendukungnya menjadi energi untuk memilih," paparnya.

Kemudian, menjaga komunikasi yang baik dengan pendukungnya. Selama 10 tahun menjadi anggota dewan, ia memperhatikan dengan serius para pendukungnya. Selalu hadir saat dibutuhkan, terutama jika diundang, atau ada pendukung yang membutuhkan seperti sakit atau mengalami kecelakaan.

"Dengan demikian, masyarakat akan membaca rekam jejaknya selama 10 tahun. Meski ada acak ulang Dapil ( Daerah Pemilihan), suaranya tidak merosot, namun malah memperoleh suara tertinggi," terangnya.

Kemudian jangan berubah sikap setelah terpilih, atau jadi anggota dewan. Apalagi sampai melupakan konstituennya setelah dilantik menjadi anggota dewan. Jadi tetap hadir jika dibutuhkan, menjadi pelayan masyarakat.

"Jangan sampai tidak mengangkat telpon, WA, dan segera balas meski terlambat," katanya.

Alfian mengakui, memang dibutuhkan biaya untuk kegiatan sosialisasi dan kampanye. Meski demikian untuk dana tidak sepenuhnya mutlak.

"Untuk bisa terpilih saya mengeluarkan biaya Rp500 juta hingga Rp600 juta. Dana tersebut, bukan untuk kegiatan money politic, tapi untuk biaya kegiatan operasional, untuk cetak dan pasang banner, beli kaos dan stiker," bebernya.

"Dana tersebut, sudah dilaporkan sebagai pengeluaran dana ke KPU," imbuh Alfian.

Legislator petahana dari Partai Gerindra, Alfian Andri Wijaya, meraih suara terbanyak mengungguli 49 caleg lainnya. Dia berhasil mengumpulkan total 24.592 suara.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya