Berita

Pemandangan tangki Aramco dan pipa minyak di kilang minyak dan terminal minyak Ras Tanura milik Saudi Aramco di Arab Saudi/Reuters

Bisnis

Arab Saudi Bakal Kurangi Pasokan Minyak Asia pada April 2024

SELASA, 12 MARET 2024 | 13:01 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perusahaan eksportir minyak mentah terbesar di dunia, Saudi Aramco, dikabarkan akan mengurangi pasokan minyak jenis Arab Heavy ke pelanggan di Asia pada April 2024 mendatang.

Mengutip CNA, Selasa (12/3) informasi itu diungkapkan oleh dua sumber yang mengetahui masalah tersebut, yang mengatakan bahwa pengurangan pasokan ini terjadi karena adanya kegiatan pemeliharaan di ladang minyak.

Meski demikian, salah satu sumber tersebut menyatakan bahwa Saudi Aramco akan tetap menjaga jumlah pasokan untuk jenis minyak mentah lainnya.


Seperti diketahui, keputusan ini muncul setelah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC+) dan sekutunya memutuskan untuk memperpanjang pengurangan produksi minyak secara sukarela sebesar 2,2 juta barel per hari hingga kuartal kedua, pada awal bulan Maret 2024.

Saudi Aramco sendiri disebut telah memberi tahu para pelanggannya di Asia mengenai keputusan penurunan pasokan tersebut beberapa hari setelah merek merilis harga jual resmi untuk bulan April.

Dalam pengumuman itu, secara mengejutkan Saudi Aramco juga menaikkan harga untuk jenis minyak yang lebih berat pada bulan April. Sehingga perbedaan harga dengan jenis minyak yang lebih ringan semakin tipis.

Meski begitu, detail terkait jumlah pasokan yang akan dikurangi dan ladang minyak yang akan ditutup untuk pemeliharaan saat ini masih belum jelas. Sebab, Saudi Aramco belum memberikan tanggapan resminya terkait permintaan komentar.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya