Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PSI yang juga putra bungsunya, Kaesang Pangarep. Ilustrasi/Net

Politik

Jokowi Diusulkan Pimpin Koalisi, Andi: Kalau Purna Tugas Power Menurun

SELASA, 12 MARET 2024 | 11:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Narasi Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, yang mengusulkan Presiden Joko Widodo menjadi ketua koalisi atas semua partai politik pendukung Prabowo-Gibran terlalu mengada-ada.

Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, mengingatkan, setelah Jokowi purna tugas, otomatis powernya ikut menurun.

"Maka, sangat mustahil Jokowi bisa mengkoordinir partai politik dengan menjadi ketua koalisi," kata Andi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (12/3).


Analis Politik Universitas Nasional itu juga mengatakan, posisi tertinggi yang bisa diberikan kepada Jokowi setelah lengser adalah dewan pertimbangan presiden (Wantimpres).

"Jadi, wacana menjadikan Jokowi sebagai ketua koalisi merupakan halusinasi dari PSI, yang semata-mata mencuri simpati agar bisa 'diselamatkan' masuk Senayan," pungkas Andi.

Seperti dikabarkan, Grace Natalie menyatakan Jokowi sudah semestinya menjadi sosok yang ada di atas semua partai politik yang punya kesamaan visi menuju Indonesia emas.

"Saya pikir ide bagus juga, Pak Jokowi mungkin bisa jadi ketua dari koalisi partai-partai, semacam barisan nasional, partai-partai yang mau melanjutkan atau punya visi yang sama menuju Indonesia emas," katanya, Minggu (10/3).


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya