Berita

Pedagang tebu dan kelapa di Banda Aceh/RMOLAceh

Nusantara

Pedagang Kelapa dan Tebu di Banda Aceh Bidik Omzet Besar Selama Ramadan

SELASA, 12 MARET 2024 | 05:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pedagang kelapa dan air tebu di Jalan Syiah Kuala, Lamdingin, Banda Aceh mulai memasok bahan baku sebanyak-banyaknya. Tujuannya mengincar omzet tinggi selama bulan suci Ramadan.

“Nanti malam barangnya sudah sampai dari Pidie,” kata seorang pedagang kelapa dan tebu, Putra dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Senin (11/3).

Dia mengatakan, momentum bulan puasa menjadi keberkahan sendiri bagi pedagang untuk meningkat omzet. Oleh sebab itu, kesempatan tersebut tidak bisa dilewatkan.


Sebanyak 500 buah kelapa dan 100 batang tebu sudah dipesan dari penyuplai. Selama puasa nanti, kata Putra, pihaknya mulai membuka lapak sejak pukul 16.00 WIB hingga beberapa menit sebelum waktu berbuka.

Putra menyebutkan, meskipun pada tahun ini ada peningkatan pada bahan baku, namun dirinya tidak ingin menaikkan harga jual.

“Jadi kita jual seperti biasa, untuk sedikit tidak apa-apa,” ujarnya melanjutkan.

Untuk satu kelapa muda original, dia menjual Rp7 ribu. Sedangkan kelapa yang sudah dicampur dengan sirup dijual Rp10 ribu per buah. Sementara tebu Rp5 ribu per gelas.

Putra berharap, pada tahun ini ada peningkatan omzet seperti tahun sebelumnya. Pada tahun 2023 perharinya konsumen bisa mencapai 150 orang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya