Berita

Caleg Gerindra DPRD Lampung Selatan dapil 4 Natar, Erma Yusneli/RMOLLampung

Politik

Raih Suara Terbanyak Caleg DPRD, Politikus Gerindra Lampung Enggan Umbar Janji

SENIN, 11 MARET 2024 | 18:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Status pendatang baru tak selalu identik sulit mendapatkan suara. Calon anggota legislatif asal Dapil 4 Kecamatan Natar, Erma Yusneli, yang berkontestasi untuk menjadi anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan justru menjadi caleg DPRD kabupaten kota dengan perolehan suara tertinggi di Provinsi Lampung.

Berdasarkan hasil rekapitulasi tingkat KPU Kabupaten, Erma yang merupakan caleg pendatang baru Gerindra dari Dapil 4 Kecamatan Natar itu meraih 16.423 suara.

Dengan 16.423 suara itu, Erma berhasil membuat Gerindra merebut 3 dari 9 kursi Dapil 4 Natar dengan total seluruh perolehan partai dan caleg 32.618 suara.


Di Kota Bandar Lampung, peraih suara terbanyaknya adalah Caleg Gerindra, Mayang Suri Djausal, dengan 7.120 suara.

Sementara di Lampung Tengah, caleg dengan suara terbanyak adalah Ahmad Arly Pratama Thomas dari Golkar dengan 14.673 suara dan caleg Lampung Timur dengan suara terbanyak adalah Tri Prabowo dari PKB dengan 8.651 suara.

"Itu perolehan yang sangat luar biasa, kami enggak nyangka juga dapat suara sebesar itu. Tapi itu adalah perjuangan kami dan tim selama dua tahun turun ke bawah, ini adalah upahnya," kata Erma Yusneli, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Senin (11/3).

Sebagai warga Natar, Erma mengaku ingin membangun daerahnya sendiri. Dia sudah banyak mendengar keluhan masyarakat mengenai berbagai aspek, mulai dari infrastruktur hingga persoalan hukum.

Dia mengawali semuanya dengan datang ke desa-desa, memperkenalkan diri dan mendengarkan keluhan masyarakat.

"Saya enggak mau umbar janji, tapi saat kemarau saya beri bantuan air bersih, sumur bor, bantu perbaiki jalan dengan gorong-gorong walaupun seadanya, tapi saya ingin menyentuh hati masyarakat," kata Erma.

Setelah itu, Erma mulai rutin menghadiri undangan-undangan dari masyarakat mulai dari acara keagamaan, olahraga, HUT RI, nikahan, dan sebagainya. Dari situlah dia semakin yakin dengan jalannya untuk berpolitik.

"Saya lihat cara untuk membantu masyarakat dengan lebih luas itu dengan masuk ke politik. Saya merasa terpanggil untuk membawa Natar berkembang lebih baik," sambungnya.

Soal nantinya masuk di komisi mana, atau bahkan menjadi Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma tak ambil pusing. Baginya, itu adalah hak prerogatif DPP Gerindra.

"Kami ikut saja. Yang penting kami sudah berhasil mengantarkan Pak Prabowo menjadi presiden, dan membawa tiga kursi untuk Gerindra di Dapil 4 Natar," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya