Berita

Ilustrasi/RMOL Network

Politik

Termasuk Ketua DPD Demokrat, 6 Ketua Parpol di Lampung Gagal Lolos ke Senayan

SENIN, 11 MARET 2024 | 13:13 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Posisi ketua partai politik ternyata tak jadi jaminan untuk bisa meloloskan mereka sebagai calon anggota legislatif. Persaingan yang ketat membuat sejumlah ketua parpol gagal duduk di Senayan sebagai anggota DPR RI.

Seperti yang dialami Ketua DPD Partai Demokrat Lampung, Edy Irawan Arief, yang nyaleg DPR RI dari Dapil Lampung II. Di dapil ini, Demokrat hanya memperoleh 1 kursi untuk DPR.

Nah, jumlah 30.810 suara yang diperoleh Edy dalam Pileg 2024 hanya menempatkan dia di urutan kedua. Alhasil, Edy pun hanya bisa gigit jari tak bisa duduk di kursi empuk di Senayan pada periode 2024-2029.


Berada satu dapil dengan Edy Irawan, Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim juga gagal meski memperoleh 30.936 suara.

Ketua parpol lain yang juga gagal ke Senayan adalah Ketua DPW Partai Perindo, Brigjen TNI (Purn) Toto Jumariono, yang nyaleg dari Dapil Lampung I. Perindo tidak meraih kursi di Dapil I dan Toto pun hanya memperoleh 3.282 suara.

Begitu juga dengan Ketua Partai Gelora Lampung, Samsani Sudrajat, dengan 2.482 suara dan Ketua Partai Hanura Lampung, Mukhti Shoheh, dengan perolehan 728 suara. Keduanya nyaleg DPR RI dari Dapil Lampung I.

Terakhir, ada Ketua PPP Lampung Supriyanto, caleg DPR RI Dapil Lampung I yang memperoleh 20.966 suara. Dia juga gagal membawa 1 kursi PPP ke Senayan.

Selain mereka yang gagal di tingkat DPR RI, ada beberapa ketua parpol juga yang gagal menembus DPRD Provinsi Lampung.

Di antaranya Ketua PSI Lampung Azitriaz Tiza yang nyaleg DPRD Provinsi Dapil II Lampung Selatan dengan 5.051 suara, dan Ketua Partai Ummat, Abdullah Fadri Auli, yang nyaleg dari Dapil Lampung VI dengan perolehan 394 suara.

Meski demikian, ada juga ketua parpol yang sukses duduk di kursi parlemen dari Lampung. Seperti Ketua PKB Chusnunia Chalim yang nyaleg DPR RI Dapil Lampung II. Mantan Wakil Gubernur Lampung itu, menjadi caleg dengan perolehan terbanyak kedua di Dapil Lampung II dengan 143.422 suara.

Kemudian Ketua PAN Lampung Irham Jafar Lan Putra yang nyaleg DPR RI Dapil Lampung II, lolos dengan perolehan 72.819 suara.

Selanjutnya, Ketua DPD PDIP Lampung, Sudin, yang nyaleg DPR RI dari Dapil Lampung I, lolos dengan perolehan 82.688 suara.

Selain itu, ada Ketua Partai Gerindra Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang menjadi Anggota DPRD Provinsi dari Dapil I Bandar Lampung dengan perolehan 140.469 suara.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya