Berita

Stasiun Cirebon/Net

Nusantara

Tingkatkan Wisata Kereta di Indonesia, Kemenhub Ingin Revitalisasi Stasiun Cirebon

SENIN, 11 MARET 2024 | 11:10 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana menghidupkan kembali sejumlah stasiun kereta api bersejarah di Indonesia melalui revitalisasi.

Proyek ini sedang dalam tahap identifikasi stasiun-stasiun potensial yang akan mendapatkan penyegaran fasilitas, dengan fokus memulihkan nilai-nilai sejarahnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan bahwa pemilihan stasiun untuk revitalisasi sedang dalam tahap penelitian. Stasiun Cirebon menjadi salah satu yang dianggap memiliki potensi besar.


Stasiun ini, yang berdiri sejak zaman kolonial dengan arsitektur khas Eropa, dianggap sebagai destinasi wisata potensial setelah mendapat sentuhan revitalisasi.

"Saya sedang melakukan evaluasi terhadap stasiun-stasiun heritage yang ada di Indonesia. Kita tahu bahwa stasiun-stasiun di Indonesia itu cantik-cantik dan penuh goresan sejarah," papar Budi.

Menurut Budi revitalisasi stasiun bersejarah bisa menambah daya tarik bagi masyarakat sebagai destinasi wisata di kota terkait. Hal itu disebut bakal menambah fungsionalitas stasiun, hingga tak sekadar menjadi tujuan mendapatkan transportasi kereta.

"Kita coba memberikan keindahan atau objek wisata bagi kota-kota yang dilalui," ujarnya.

Adapun proses revitalisasi dirancang dengan tetap mempertahankan warisan sejarah yang terdapat dalam bangunan-bangunan tersebut.

Vice Presiden PT KAI Daop 3 Cirebon Dicky Eka Priananda mengakui bahwa Stasiun Cirebon merupakan salah satu stasiun bersejarah di Jawa Barat. Saat ini, ia sendiri telah menyerahkan konsep revitalisasi kepada Kemenhub.

"Progress masih dalam pembahasan. Hanya diawal kita rapat, sampai dengan Mei 2024 ini Detail Engineering Design harus sudah selesai. Perkembangan lebih lanjut nanti menunggu keputusan Pak Menhub," ujar Dicky.

Stasiun Cirebon sendiri diresmikan pada 3 Juni 1912, bersamaan dengan pembukaan Jalur Kereta Api Cikampek-Cirebon sepanjang 137 kilometer.

Desain stasiun ini dibuat oleh arsitek Belanda, Pieter Adriaan Jacoobus Moojen, dengan elemen-elemen Eropa dan diadaptasikan ke iklim di dalam negeri.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya