Berita

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas/RMOL

Politik

Ada Perbedaan Awal Ramadan, Menag Minta Saling Menghormati

MINGGU, 10 MARET 2024 | 22:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah melalui Kementerian Agama baru saja mengumumkan 1 Ramadhan 1445 H jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024.

Penetapan disampaikan langsung Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dalam sidang isbat, di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (10/3).

Penetapan awal Ramadan itu berbeda dengan Muhammadiyah yang jatuh pada Senin, 11 Maret 2024, dan Idulfitri 1 Syawal 1445 H jatuh pada Rabu, 10 April 2024.


Menyikapi itu, Menteri Agama yang akrab disapa Gus Yaqut itu meminta umat tetap saling menghormati dan menghargai.

"Saat ini kita ketahui ada beberapa perbedaan, dan itu lumrah," katanya.

"Tapi kita harus tetap saling menghormati dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, sehingga tercipta suasana kondusif," sambungnya.

Meski ada perbedaan awal Ramadan, pelaksanaan Idulfitri 2024 atau 1 Syawal 1445 Hijriah tahun ini diprediksi serempak antara pemerintah dengan Muhammadiyah.

Sebelumnya, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, mengatakan, pihaknya telah menetapkan awal 1 Ramadan 1445 H jatuh pada Senin, 11 Maret 2024, dan Idulfitri 1 Syawal 1445 H jatuh pada Rabu, 10 April 2024.

"Insya Allah Idulfitri akan bareng. Posisi hilal saat akhir Ramadan sudah di atas 8 derajat. Dengan posisi seperti itu, hilal sudah bisa dilihat jelas," katanya saat menyampaikan ceramah pada acara Tarhib Ramadan dan Milad ke-3 Masjid Al Birru, Desa Mindahan Kidul, Batealit, Jepara, Minggu (3/3).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya