Berita

Presiden AS, Joe Biden/Net

Dunia

Biden Sebut Netanyahu Menyusahkan Israel

MINGGU, 10 MARET 2024 | 13:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tindakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dinilai sudah tidak lagi sesuai dengan kepentingan Israel.

Hal itu disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat, Joe Biden dalam sebuah wawancara, seperti dimuat AFP pada Minggu (10/3).

Biden mengakui hak Netanyahu untuk membela negaranya. Tetapi nyawa orang tak berdosa juga harus ikut dipikirkan.


Sehingga menurut Biden, kepemimpinan Netanyahu dalam perang ini hanya akan menyusahkan Israel.

"Dalam pandangan saya dia lebih merugikan Israel daripada membantu Israel,” ujar Biden.

Dalam kesempatan itu, Biden juga mengomentari potensi invasi Israel ke Rafah, tempat lebih dari 1,5 juta warga Gaza mengungsi dari perang.

Dia memberikan jawaban yang cukup ambigu, mengatakan akan tetap membantu Israel dengan senjata AS, tetapi tidak ingin ada lagi jutaan warga Gaza yang terdampak.

“Ini adalah garis merah. Saya tidak akan pernah meninggalkan Israel. Pertahanan Israel masih kritis," tegasnya.

Gaza telah menghadapi pemboman tanpa henti oleh Israel sejak Hamas melancarkan serangan lintas batas yang mengejutkan pada tanggal 7 Oktober yang mengakibatkan sekitar 1.160 kematian, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil.

Hamas juga menyandera sekitar 250 sandera, 99 di antaranya diyakini Israel masih hidup di Gaza.

Sementara itu, operasi pembalasan Israel di Gaza yang dikuasai Hamas telah menewaskan lebih dari 30.800 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya