Berita

Politikus Partai Nasdem Ahmad Lukman Jupiter menerima penghargaan Jakarta Youth Award 2021/Ist

Politik

Peraih Jakarta Youth Award Menangi Pemilu Legislatif, Siapa Saja?

MINGGU, 10 MARET 2024 | 11:28 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Inisiator Jakarta Youth Award, M Syaiful Jihad memberikan ucapan selamat kepada beberapa politikus peraih penghargaan Jakarta Youth Award yang berhasil dalam mengikuti Pemilu 2024.

Para peraih Jakarta Youth Award berasal dari para tokoh, pemuda, pejabat dan masyarakat lainnya yang sudah berkontribusi, berprestasi dan berperan aktif dalam membangun Jakarta serta menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Penghargaan ini diberikan oleh beberapa lembaga masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Pemuda Jakarta pada setiap peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober dari tahun 2010 hingga tahun 2023.


Beberapa nama yang berhasil meraih kembali sebagai anggota DPRD DKI Jakarta, anggota DPR RI dapil DKI Jakarta dan anggota DPD dapil DKI Jakarta, antara lain Ida Mahmudah (peraih Jakarta Youth Award 2010, DPRD DKI Jakarta), Zita Anjani (2019, DPRD DKI Jakarta), Fahira Idris (2019, DPD RI), Wibi Andrino (2020, DPRD DKI Jakarta), Habiburokhman (2020, DPR RI), Ahmad Lukman Jupiter (2021, DPRD DKI Jakarta), dan Mujiyono (2022, DPRD DKI Jakarta).

"Semoga karier mereka makin lancar dan terus memberi manfaat bagi masyarakat luas," kata Syaiful dalam keterangannya, Minggu (10/3).

Sementara itu Ahmad Lukman Jupiter mengaku bersyukur kembali diberikan amanah untuk menjadi wakil rakyat Jakarta di parlemen Kebon Sirih.

"Mohon doanya. Insya Allah saya akan memberikan yang terbaik untuk kesejahteraan rakyat Jakarta," kata Jupiter.

Jupiter merupakan kader Partai Nasdem yang meraih suara terbanyak dari 11 caleg Partai Nasdem yang lolos ke Kebon Sirih.

Jupiter yang berlaga di Dapil DKI Jakarta 10 berhasil merengkuh 25.765 suara.

Dapil DKI Jakarta 10 sendiri meliputi Kecamatan Palmerah, Tamansari, Grogol Petamburan, Kebon Jeruk dan Kembangan, Jakarta Barat.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya