Berita

Ilustrasi/RMOL Network

Politik

Dari 10 Kursi Ketua DPRD Tersisa 3, Dominasi PDIP di Lampung Berakhir?

MINGGU, 10 MARET 2024 | 05:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Perolehan suara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Provinsi Lampung pada Pemilu 2024 merosot tajam dibandingkan Pemilu 2019. Alhasil, PDIP yang sebelumnya menjadi partai pemenang Pemilu 2019 dan menduduki 10 kursi Ketua Dewan kini harus puas dengan perolehan 3 kursi Ketua DPRD di kabupaten/kota di Lampung.

Data itu berdasarkan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) tingkat kabupaten kota dan tingkat Provinsi Lampung.

Partai besutan Megawati Soekarnoputri ini hanya unggul di Kabupaten Lampung Barat dan Tanggamus serta Kota Metro yang tadinya milik Partai Golkar.


Tetapi PDIP harus mengikhlaskan 7 kursi Ketua DPRD, termasuk DPRD Provinsi Lampung, yang direbut oleh Partai Gerindra. Di mana PDIP yang tadinya meraih 19 kursi, kini sisa 13 kursi.

Bahkan, Ketua DPRD Provinsi Lampung yang berasal dari PDIP yakni Mingrum Gumay juga gagal jadi anggota dewan dari Dapil 7 Lampung Tengah.

Mantan Sekretaris PDIP Lampung itu memperoleh 11.430 suara atau suara terbanyak ketiga di PDIP. Sementara PDIP hanya memperoleh 2 kursi di Dapil 7 Lampung Tengah.

Selain itu, ada 4 kursi Ketua DPRD kabupaten/kota yang direbut Gerindra. Yakni Bandar Lampung, Lampung Selatan, Pesawaran, dan Tulang Bawang.

Selanjutnya, kursi Ketua DPRD Lampung Timur milik PDIP direbut PKB, kursi Ketua DPRD Tulangbawang Barat direbut Demokrat, dan kursi Ketua DPRD Lampung Tengah diambil alih Golkar.

Parahnya lagi, PDIP juga gagal mengantarkan pasangan capres-cawapres jagoan mereka, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, sebagai pemenang pemilihan presiden di Lampung. Ganjar-Mahfud berada di posisi paling buncit dengan 764.486 suara.

Sementara, Prabowo-Gibran menang telak dengan 3.554.310 suara atau menang 69,54 persen. Urutan kedua, Anies- Muhaimin meraih 791.892 suara.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya