Berita

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan pada penutupan Business Matching 2024 di Bali/Repro

Bisnis

Soroti Kesuksesan Tur Taylor Swift, Luhut Mau Bikin Konser Eksklusif Musisi Internasional

SABTU, 09 MARET 2024 | 11:38 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Indonesia bakal menyelenggarakan konser eksklusif musisi internasional seperti Taylor Swift, untuk bersaing dengan negara lain.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, saat menyoroti suksesnya konser tur Taylor Swift di Singapura.

"Apa yang diberikan Singapura, kita berikan sama dia (artisnya). Kita harus berani bersaing, kalau Singapura bisa untung, masa kita tidak bisa?" katanya pada penutupan Business Matching 2024 di Bali, dikutip dari YouTube Kementerian Perindustrian, Sabtu (9/3).


Dalam pernyataannya, Luhut menegaskan bahwa pihaknya telah menggelar rapat dan dalam enam bulan ke depan akan ada pelaku usaha bidang hiburan yang mendapatkan izin untuk menggelar konser eksklusif musisi internasional di Indonesia.

"Enam bulan, dia (pelaku usaha) sudah dapat izin, kontrak saja (artinya). Saya ada satu pemain dalam bidang hiburan ini, saya bilang cari (artis) yang lain, itu sudah, kontrak saja berapa lama," jelasnya.

Upaya itu dilakukan pemerintah usai melihat suksesnya konser Singapura yang mendatangkan keuntungan besar bagi negara tersebut, termasuk hotel-hotel dan restaurant yang dipadati pengunjung.

Singapura menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang dikunjungi Taylor Swift untuk tur dunianya, The Eras Tour. Sehingga membuat banyak penggemarnya dari Asia Tenggara terbang ke Singapura.

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, sebelumnya sempat mengakui bahwa pihaknya memberikan subsidi kepada Taylor Swift dan timnya agar menjadikan Singapura sebagai satu-satunya tempat konser di kawasan tersebut, yang nantinya bakal dicontoh pemerintah Indonesia.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya