Berita

Warga melintasi jalan raya terendam banjir di Jember, Jumat (8/3)/RMOLJatim

Nusantara

Banjir Kiriman Lereng Argopuro Rendam Puluhan Rumah Warga di Jember

SABTU, 09 MARET 2024 | 03:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Hujan deras yang mengguyur wilayah kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember menyebabkan banjir di sejumlah desa.

Banjir kemudian merendam puluhan rumah warga di Kecamatan Bangsalsari serta memacetkan jalan nasional, karena genangan air hingga setinggi paha orang dewasa.

Kepala Desa Bangsalsari, Nur Kholis mengatakan, banjir terjadi akibat hujan deras, dari Jumat siang, mulai pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB. Akibatnya, sungai dan saluran irigasi desa setempat meluap ke jalan raya. Air kemudian menerjang rumah penduduk sekitar.
 

 
"Luapan air berasal dari sungai dan saluran irigasi sawah yang berbatasan langsung dengan Desa Langkap, Bangsalsari. Banjir ini terakhir terjadi 4 tahun lalu, dan kini kembali terjadi," ujar Nur Kholis dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Jumat (8/3) malam.

Dia berharap pemerintah bisa turun melihat kondisi sungai yang menjadi irigasi persawahan sudah membutuhkan pelebaran.

Kepala BPBD Jember Widodo Julianto saat dikonfirmasi mengatakan, akibat banjir itu, jalan raya nasional yang menghubungkan Jember ke arah Lumajang atau tujuan Surabaya dan sebaliknya, macet.
 
"Antrean kendaraan roda 4 dan roda 2 panjangnya mencapai kurang lebih 8 kilo meter. Kasihan yang bawa anak kecil, hingga Jumat, pukul 21.00 WIB, genangan air belum surut," katanya.

Hingga Jumat malam (8/3), lanjut dia, BPBD Jember bersama relawan masih melakukan assessment untuk mengetahui kawasan terdampak banjir di Bangsalsari.

Dia menjelaskan luapan air ini merupakan kiriman berasal dari lereng Gunung Argopuro dari utara Kecamatan Bangsalsari.

Ada beberapa desa yang terdampak banjir malam ini. Saat ini masih dalam proses asesmen.

"Untuk sementara Desa Banjarsari ada 20 rumah, di Desa Petung 25 sesa, kami terus bergerak ke barat, yakni Desa Langkap, karena ada bangunan yang tertimpa pohon," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya