Berita

Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio (kiri) bersama Ketua Umum DPP Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Letjen TNI Purn HBL Mantiri (kanan)/Ist

Nusantara

Prof Marsetio Dianugerahi Bintang LVRI Atas Kontribusi Positif kepada Veteran

SABTU, 09 MARET 2024 | 01:44 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) periode 2012-2014 Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio memperoleh anugerah Tanda Penghargaan Bintang LVRI dan Anggota Luar Biasa dari DPP Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).

Penganugerahan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP LVRI Letjen TNI Purn HBL Mantiri di Gedung Veteran RI, kawasan Semanggi, Jakarta, Jumat (8/3).

Turut hadir, di antaranya Menko Marves Jenderal TNI Purn Luhut Binsar Panjaitan, Wakil Kepala BRIN Laksdya TNI (Purn) Prof. Dr. Ir. Amarulla Oktvian, Aspers Kasal Laksda TNI P Rahmad Wahyudi, Dirut Detik.Com Abdul Azis, Pengurus DPP dan Wantimpus LVRI, serta para tamu undangan lainnya.


Ketua Umum DPP LVRI HBL Mantiri dalam sambutannya mengatakan bahwa Pengurus DPP LVRI mengenal Laksamana Marsetio sebagai pemimpin dan tokoh bangsa utamanya di lingkungan TNI dalam upaya pembinaan kekuatan TNI AL.

Laksamana Marsetio dinilai telah banyak memberikan perhatian dan bantuan moril maupun materiil yang besar terhadap pembinaan anggota maupun organisasi LVRI.

"Ini adalah bentuk komitmen mulia bapak yang kami rasakan sangat besar manfaatnya bagi LVRI maupun anggota Veteran secara keseluruhan. Untuk itu kami menganugerahkan Bintang LVRI kepada bapak sebagai tanda penghargaan tertinggi dari LVRI atas partisipasi dan kontribusi positif kepada LVRI,” jelasnya.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada bapak dengan harapan semoga kerja sama yang baik dan terjalin selama ini bisa berlangsung terus demi kemaslahatan masyarakat, bangsa dan negara," tambah HBL Mantiri.

Perhatian Laksamana Marsetio kepada LVRI akan menjadi dorongan semangat kerja LVRI untuk melaksanakan tugas pengabdian selanjutnya, imbuh Ketum DPP LVRI.

Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan menegaskan bahwa LVRI punya peran penting dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia.

Untuk itu, sejalan dengan perjalanan bangsa, maka kita harus tumbuh berkualitas seperti menerapkan e-katalog guna mengurangi korupsi.

“Indonesia yang kaya raya ini harus memiliki kesetaraan dengan negara-negara lain. Ciptakan team work untuk mengelola sumber daya alam yang melimpah, seperti rumput laut dan kelapa sawit,” imbuh Luhut.

Pada kesempatan itu, Prof. Marsetio menyatakan bahwa Bintang LVRI yang dianugerahkan merupakan penghargaan dan kehormatan yang luar biasa. Anugerah itu akan kian memacu semangat dan kontribusinya kepada LVRI.

“Apalagi hingga dewasa ini masih banyak generasi muda dan kaum milenial yang belum tahu tentang LVRI,” ungkap Marsetio.

Untuk itu, dirinya mendorong generasi muda dan kaum milenial Indonesia memahami dan mengerti tentang LVRI melalui kegiatan sosialisasi tentang Jiwa, Semangat, dan Nilai-nilai '45 (JSN '45) di kampus-kampus yang akan dimulai di Universitas Pertahanan (Unhan) Indonesia.

Pengurus DPP LVRI yang hadir pada kegiatan itu adalah Wakil Ketua Umum l Letjen TNI Purn Muzani Syukur, Wakil Ketua Umum ll Marsdya TNI Purn Wresniwiro, Sekjen Laksdya TNI Purn Djoko Sumaryono, dan Ketua Wantimpus Komjen Pol Purn Dr. Drs. H. Ito Sumardi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya