Berita

Band Methosa tampil di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (8/3)/Ist

Hiburan

Methosa Usung Isu Sosial di Album Kausa Nusantara

JUMAT, 08 MARET 2024 | 22:44 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Setelah membuat gebrakan besar dengan bergabungnya Rina Nose pada akhir tahun lalu, Methosa membuat gebrakan lain dengan merilis album perdana bertajuk Kausa Nusantara.

Album berisi 11 lagu ini dirilis setelah Methosa bermusik selama tiga tahun, dan sebelumnya hanya mengeluarkan single secara lepas.

"Dari 11 lagu, kami merekomendasikan tiga lagu yaitu Igual, Nasi Goreng, dan Sembunyi. Namun bukan berarti lagu-lagu lainnya tak wajib didengar," kata pendiri Methosa sekaligus vokalis, Mansen Munthe di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (8/3).


Secara keseluruhan, Kausa Nusantara sama sekali tidak menyuguhkan lagu-lagu dengan tema romansa percintaan, Methosa lebih tertarik untuk mengangkat isu-isu sosial.

Berbagai isu dihadirkan, seperti kesetaraan, krisis pangan, kemiskinan dan lingkungan hidup. Semuanya dilihat sering terjadi di dalam kehidupan masyarakat Indonesia, terutama masyarakat yang ada di timur Indonesia.

"Salah satunya adalah lagu berjudul Conserva. Lagu ini menceritakan tentang pandemi Covid-19," kata Mansen Munthe.

Methosa sendiri memilih Pro-M untuk menjadi label musik yang akan mendistribusikan lagu-lagu mereka di industri musik nasional.

Di sisi lain, Methosa mendapatkan anggota baru Rina Nose sebagai pelengkap untuk memperkokoh formasi band.

Rina Nose sendiri sebelumnya pernah bekerjasama dengan Mansen Munthe dalam project solonya yang berjudul Sensitif. Rina juga pernah bekerjasama dengan Methosa untuk mengisi suara lagu Nasi Goreng dan Angkara.

Selain Mansen Munthe dan Rina Nose, personel Methosa lainnya adalah Kelana Halim (bass), Agung (synthesizer), dan Dami (gitar).




Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya