Berita

Kepala Dinas Dukcapil DKI Budi Awaluddin/Ist

Nusantara

Budi Awaluddin Bagikan Cerita Sukses Jakarta soal Adminduk ke Jambi

JUMAT, 08 MARET 2024 | 22:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Provinsi Jambi menggelar rapat koordinasi daerah (rakorda) lintas perangkat daerah bidang sosial, kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil) tahun 2024 terkait masalah kependudukan dan kemiskinan di Shang Ratu Hotel, Kota Jambi, Kamis (8/3).

Gubernur Jambi, Haris yang membukan acara itu berpesan kepada para peserta untuk tetap menjaga keakuratan data, terutama data pemula. Hal itu mengingat Pilkada Jambi semakin dekat, tepatnya 27 November 2024.

"Tujuan atas rakorda se-Provinsi Jambi agar sinergitas program dan kegiatan bidang sosial, kependudukan dan pencatatan sipil provinsi, kabupaten dan kota untuk meningkatkan jaminan sosial dan administrasi kependudukan yang prima, responsif, dan inklusif menuju Jambi mantap 2024," kata Haris dikutip Jumat (8/3).


Provinsi DKI Jakarta turut serta dalam rakorda sebagai tamu undangan dan pembicara, yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Dukcapil DKI Budi Awaluddin. Jakarta diberikan kesempatan untuk menyampaikan sharing knowledge terkait administrasi kependudukan (adminduk) dan kemiskinan tersebut.

Budi membagikan misi sukses Jakarta untuk Indonesia dengan membantu digitalisasi bidang kependudukan dan pencatatan sipil se-Provinsi Jambi Raya.

Dalam penyampaiannya, Budi menganggap, kesejahteraan masyarakat merupakan tanggung jawab aparatur pemerintah daerah (pemda).

"Sehingga keakuratan data kependudukan saat ini begitu sangat penting dalam meramu kebijakan-kebijakan strategis daerah," ujar Budi.

Menurut dia, permasalahan Kota Jakarta saat ini adalah pendataan data masyarakatnya. Secara gamblang, Budi mengajak semua pemda menjadikan hal itu sebagai bahan rujukan agar kota lainnya tidak merasakan masalah yang dihadapi Jakarta.

Budi menjelaskan, program yang akan dikerjakan oleh Pemprov DKI, seperti penataan penertiban adminduk.

"Tidak lupa untuk disampaikan agar sosialisasi dapat berdampak secara menyeluruh karena apa yang dikerjakan DKI bukan hanya pada Bodetabek saja, melainkan kepada masyarakat seluruh Indonesia," ujar Budi.

Oleh karena itu, kata dia, untuk menciptakan masyarakat sejahtera dan madani tentunya tidak lepas dari database kependudukan yang akurat.

"Kapasitas dan daya tampung suatu wilayah juga menjadi salah satu instrumen dalam pembentukan kota maju," kata Budi.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya