Berita

Acara pelepasan barang ekspor PT. Siam-Indo Gypsum Industry di Cibitung pada Jumat, 8 Maret 2024/Ist

Dunia

Dubes Ubaedillah Hadiri Pelepasan Ekspor Produk Indonesia ke Brunei

JUMAT, 08 MARET 2024 | 19:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Upacara pelepasan produk ekspor produk bahan bangunan Indonesia ke Brunei pada Jumat (8/3), dihadiri langsung oleh Duta Besar RI di Bandara Seri Begawan Achmad Ubaedillah.

Bertempat di lokasi perusahaan eksportir, PT. Siam-Indo Gypsum Industry di Cibitung, Dubes Ubaedillah dalam pidatonya menegaskan bahwa KBRI akan selalu siap mendukung pebisnis Indonesia yang ingin memperluas pasarnya di Brunei.

“KBRI Bandar Seri Begawan siap dan selalu berupaya mendukung para pelaku bisnis Indonesia yang bertujuan meningkatkan kehadiran produk Indonesia di Brunei," ujarnya.


Dikatakan Dubes, produk Indonesia tersebut akan dikirimkan ke Perusahaan VSL Systems (B) Sdn Bhd dipimpin Managing Director, Acep Prasojo yang mengimpor sejumlah produk Indonesia untuk mendukung program Pembangunan 1000 Rumah di Brunei Darussalam.

"Selain gypsum, VSL Systems juga mengimpor keramik dan produk lainnya dari Indonesia," tambahnya.

Upacara pelepasan ekspor dihadiri oleh Presiden Direktur PT. Siam-Indo Gypsum Industry, Chandra Alifen, berserta Komisaris dan jajaran direksi PT Siam-Indo Gypsum Industry, dan Bapak Acep Prasojo mewakili importir.

Perwakilan KADIN Komite Tetap Asia Pasifik dan Komite Bilateral Brunei Darussalam ikut hadir dalam upacara tersebut.

Dalam periode 2018-2022, ekspor Indonesia ke Brunei mencatat kenaikan setiap tahun.

Meskipun demikian, perdagangan bilateral Indonesia-Brunei masih dapat ditingkatkan lagi untuk mencapai titik optimal.

Oleh sebab itu, KBRI Bandar Seri Begawan mendesain sejumlah program untuk mendukung peningkatan ekspor Indonesia ke Brunei.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya