Berita

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla/RMOL

Politik

Angket Kecurangan Pemilu Justru Cegah Parlemen Jalanan

KAMIS, 07 MARET 2024 | 15:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penggunaan angket untuk menyelidiki dugaan kecurangan pada proses Pemilu 2024 mendapat dukungan penuh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla.

Sosok yang akrab disapa JK itu mengatakan, rencana sejumlah Parpol menggulirkan angket bisa jadi akhir kecurigaan dugaan kecurangan Pemilu yang selama bergaung.

Pernyataan itu disampaikan Jusuf Kalla pada acara diskusi di FISIP UI Election Talk #4 bertajuk "Konsolidasi untuk Demokrasi Pasca Pemilu 2024: Oposisi atau Koalisi?", di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Kamis (7/3).


"Jadi, mari masalah yang ada ini kita selesaikan secara konstitusional. Kalau tidak, akan diselesaikan dengan parlemen jalanan," katanya.

Politisi Partai Golkar itu juga menegaskan, pemerintah berikutnya akan tersandera jika masalah dugaan kecurangan tidak diklarifikasi melalui mekanisme konstitusional.

"Solusi terbaik adalah mengklarifikasi semua itu, kenapa? Siapapun yang akan jadi pemerintah mendatang, apakah Prabowo atau bagaimana, harus mendapat kepercayaan dari rakyat," jelas JK.

Untuk itu Jusuf Kalla mendorong rencana gabungan Parpol menggulirkan angket, dan sebaiknya disegerakan.

"Mari selesaikan masalah ini secara konstitusional, dan salah satu caranya ya di forum parlemen. Misalnya angket atau Pansus, atau apalah namanya, supaya negara jangan dirusak dengan cara merusak lagi," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya