Berita

Pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka/Istimewa

Politik

Prabowo-Gibran Diingatkan Soal Dampak Buruk Koalisi Gemuk

KAMIS, 07 MARET 2024 | 14:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pasangan calon presiden-wakil presiden, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, diingatkan sejak jauh-jauh hari soal dampak buruk dari koalisi gemuk dalam kabinet pemerintahannya nanti.

Seperti disampaikan analis politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, koalisi gemuk akan membuat kabinet Prabowo-Gibran cenderung diisi banyak politisi.

Buntutnya, jatah para profesional untuk menjadi menteri otomatis berkurang.


"Kalau hal itu yang terjadi, maka kabinet Prabowo-Gibran dominan diisi para politisi," ucap Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (7/3).

"Hal ini tampaknya kurang elok, karena tantangan ke depan memang dibutuhkan para profesional untuk mendongkrak kinerja kementerian, terutama di bidang perekonomian," sambungnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut akan membuat Prabowo menghadapi pilihan-pilihan yang rumit, apakah akan membatasi politisi dalam kabinetnya atau menambah struktur untuk menyediakan tempat bagi profesional.

"Jadi, Prabowo tinggal memilih, politisi atau profesional yang dominan dalam kabinetnya. Pilihan ini akan mempengaruhi kelincahan dan kinerja kabinetnya," tutupnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya