Berita

Direktur Badan Perdagangan dan Pembangunan Amerika Serikat (USTDA) Enoh T. Ebong, Ketua Otorita IKN Bambang Susantono saat melakukan konferensi pers di Hotel Four Season, Jakarta pada 7 Maret 2024/RMOL

Bisnis

Gelontorkan Dana Hibah, AS Puji Pembangunan IKN

KAMIS, 07 MARET 2024 | 13:26 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Visi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang mengusung tema green city dan smart city dinilai menarik dan berpeluang menghasilkan banyak kerja sama.

Begitu yang dikatakan Direktur Badan Perdagangan dan Pembangunan Amerika Serikat (USTDA) Enoh T. Ebong saat memuji pembangunan IKN di depan Ketua Otorita IKN, Bambang Susanto pada Kamis (7/3).

Menurut Ebong, pihaknya terkesan dengan rencana pembangunan ibu kota baru berkelas dunia. Untuk itu, pemerintah AS berkomitmen untuk mendukung pembangunan IKN yang sesuai dengan standard dan misi dari ibu kota baru tersebut.


"Saya terkesan dengan visi dan sasaran IKN, itu akan menjadi ujung atau dasar dari seluruh kerja sama ke depannya yaitu mengembangkan kota hijau, kota berkelanjutan yang akan jadi acuan dan standard ke depannya," kata Ebong.

Pernyataan tersebut dikeluarkan Ebong setelah ia mengumumkan pemberian dana hibah sebesar 2 juta dolar (Rp31 miliar).

USTDA dan Indonesia sendiri, kata Ebong,  memiliki sejarah kemitraan yang panjang sejak 30 tahun lalu yang telah mendukung berbagai proyek infrastruktur Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya.

Melalui pendanaan tersebut, pemerintah AS terus berupaya mendukung Indonesia dalam membangun ibu kota baru berstandar internasional meski hal tersebut diakui banyak memiliki banyak tantangan.

"USTDA hadir untuk mendukung upaya Indonesia dalam membangun ibu kota baru berkelas dunia, sebuah upaya menantang yang juga menciptakan banyak peluang kerja sama. Kami memiliki komitmen yang sama dengan Indonesia dalam mengembangkan ibu kota berkualitas tinggi. infrastruktur yang akan tumbuh dan mempertahankan kesejahteraan jangka panjang di seluruh negeri," tutur Direktur USTDA.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya