Berita

Sekjen DPR RI, Indra Iskandar (batik hijau), menghindari cecaran awak media usai rapat di Gedung Nusantara II, Senayan, Rabu (6/3)/RMOL

Politik

Indra Iskandar Bungkam Saat Ditanya Soal Dugaan Korupsi Rumah Dinas Anggota Dewan

RABU, 06 MARET 2024 | 15:29 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI, Indra Iskandar, bungkam saat ditanya ihwal pemeriksaan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap dirinya terkait dugaan korupsi rumah dinas anggota dewan.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Indra berusaha menghindari wartawan usai rapat pelepasan pensiun bagi pegawai negeri sipil (PNS) Setjen DPR yang akan memasuki masa purnabakti TMT 1 Februari dan 1 Maret 2024 di ruang rapat panja Persipar, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/3).

Indra yang mengenakan batik hijau dan celana hitam itu langsung menuju lift tanpa menoleh ke arah wartawan yang mencecarnya dengan sejumlah pertanyaan terkait pemeriksaannya di KPK.


Ketika memasuki lift yang dijaga ketat oleh pengamanan dalam (pamdal) DPR RI, Indra pun hanya tertunduk.

Sebelumnya, KPK telah meminta Ditjen Imigrasi Kemenkumham mencegah 7 orang bepergian ke luar negeri. Salah satunya adalah Sekjen DPR RI Indra Iskandar.

Ia dicegah bersama Kepala Bagian Pengelolaan Rumjab DPR RI Hiphi Hidupati; Dirut PT Daya Indah Dinamika, Tanti Nugroho; dan Direktur PT Dwitunggal Bangun Persada, Juanda Hasurungan Sidabutar.

Kemudian, Direktur Operasional PT Avantgarde Production, Kibun Roni; Project Manager PT Integra Indocabinet, Andrias Catur Prasetya; dan Edwin Budiman yang merupakan swasta.

Pencegahan ini dilakukan setelah komisi antirasuah memutuskan dugaan korupsi di lingkungan Setjen DPR RI naik ke penyidikan. Diduga telah terjadi tindak pidana korupsi terkait pengadaan kelengkapan rumah jabatan anggota DPR RI.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya