Berita

Ilustrasi mudik Lebaran/Net

Nusantara

Pemudik Diproyeksi Naik 70 Persen, Bamsoet: Pemerintah Harus Antisipasi

SELASA, 05 MARET 2024 | 05:39 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memperkirakan akan adanya lonjakan yang cukup signifikan pada mudik lebaran tahun 2024, yakni mencapai 70 persen.

Menanggapi hal itu, Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta pemerintah agar menjadikan prediksi lonjakan mudik tersebut sebagai acuan pemerintah untuk mulai menyusun kebijakan hingga melakukan pengaturan.

"Utamanya dengan mulai dari mematangkan pengaturan persiapan arus mudik Lebaran dengan menambah sejumlah fasilitas hingga mematangkan infrastruktur guna kelancaran serta kenyamanan masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik nantinya," kata Bamsoet dalam keterangannya, Selasa (5/3).


Bamsoet turut mendorong kementerian dan lembaga terkait untuk terus memonitor persiapan dan kesiapan mudik Lebaran, dengan secara rutin meninjau langsung infrastruktur hingga sarana prasarana tambahan yang dipersiapkan khusus untuk arus mudik juga arus balik Lebaran.

"Upaya ini diperlukan agar dapat dipastikan seluruh kesiapan berjalan tepat waktu dan sesuai target pemerintah," kata Bamsoet.

Selain itu, Bamsoet juga meminta Kemenhub hingga Korlantas Polri untuk mulai memetakan potensi rawan kepadatan saat mudik Lebaran, sehingga bisa secara dini dilakukan antisipasi dan rekayasa lalu lintas guna kenyamanan para pemudik.

Berikutnya, Bamsoet meminta komitmen pemerintah bersama lembaga/instansi dan pihak terkait untuk juga mengkaji dan mengantisipasi hambatan mudik dari pengalaman mudik tahun sebelumnya, disamping terus berupaya memberikan pelayanan yang baik dan optimal bagi para pemudik.

"Sehingga diharapkan, mampu menciptakan momen mudik Lebaran yang lancar, aman dan nyaman," pungkas Bamsoet.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya