Berita

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid di bilangan Jakarta Selatan, pada Senin sore (4/3)/RMOL

Politik

PKS Klaim Lima Fraksi di DPR Masih Komit Gulirkan Hak Angket

SENIN, 04 MARET 2024 | 16:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merasa percaya diri bahwa hak angket DPR terkait dugaan kecurangan Pemilu 2024 tidak akan gembos.

Pasalnya, sebanyak lima fraksi dalam hal ini PKS, Nasdem, PKB, PDIP dan PPP masih komitmen untuk mengajukan hak angket di DPR. Lima fraksi ini merupakan parpol pendukung pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 1, Anies-Muhaimin dan Capres-Cawapres Nomor Urut 3, Ganjar-Mahfud.

Demikian ditegaskan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid kepada wartawan di bilangan Jakarta Selatan, pada Senin sore (4/3).


“Masih lima fraksi yang komitmen. Belum ada satu fraksi dari lima itu yang mengatakan tidak komit,” kata HNW, sapaan akrab elite PKS itu.

HNW menuturkan, beberapa fraksi di DPR masih mempersiapkan untuk mengajukan hak angket semua mekanisme yang berlaku di parlemen. Pasalnya, pada Selasa besok (5/3) DPR RI akan menggelar Rapat Paripurna.  

“Ya semuanya akan berjalan sesuai, nanti akan memutuskan bagaimana teknisnya, a b c d e f-nya, bahwa hak angket akan diajukan ketika masa sidang DPR ya disitulah akan terjadi di masa sidang DPR itu,” tuturnya.

“Detail tentang itu, besok akan anda lihat,” imbuh HNW menegaskan.

Saat disinggung mengenai antisipasi apa saja yang dilakukan untuk menghindari suara lima fraksi di DPR agar tidak gembos, HNW memastikan parpol terkait sudah memikirkan hal tersebut.

“Ya kalau ini sudah keputusan partai-partai kan partai-partai akan mengawal masing-masing anggotanya,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya