Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep/Net

Politik

Jokowi Serahkan ke KPU Soal Lonjakan Suara PSI

SENIN, 04 MARET 2024 | 13:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kenaikan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam penghitungan Pemilu 2024 yang terjadi belakangan ini memicu kecurigaan publik.

Sebagian publik pun menduga kejanggalan yang terjadi secara sistematis ini menjadi indikasi adanya pengerahan khusus. Sebab upaya manipulasi hasil pemilu bukanlah hal yang bisa dilakukan seorang diri.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pun akhirnya buka suara soal lonjakan suara partai politik yang dipimpin putra bungsunya, Kaesang Pangarep, itu.


"Itu urusan partai (PSI). Tanyakan ke partai, tanyakan ke KPU," kata Jokowi di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (4/3).

Dengan lonjakan suara PSI yang cukup signifikan, banyak yang meragukan keabsahan hasil tersebut. Bahkan memunculkan asumsi bahwa ada kecurangan yang terjadi di belakang lonjakan suara PSI.

Tercatat, hingga Senin siang (4/3) pukul 12.30 WIB, partai pimpinan Kaesang Pangarep ini sudah tembus 3,13 persen atau total sementara suara masuk sebanyak 2.404.252 suara.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya