Berita

Wasekjen Pengurus Pusat MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Arif Fakhruddin/Ist

Politik

MUI Berharap PPP Terus Berkiprah di Parlemen

SENIN, 04 MARET 2024 | 07:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menaruh harapan kepada Partai Persatuan Pembangunan (PPP) agar tetap berkiprah di parlemen, mewakili aspirasi umat Islam.

Wasekjen Pengurus Pusat MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Arif Fakhruddin, mengatakan, PPP merupakan partai Islam pertama hasil fusi era Orba. Sehingga bisa dipersepsi sebagai simbol persatuan partai umat Islam.

“PPP juga didirikan ulama kharismatik NU dan tokoh-tokoh Islam, sehingga PPP juga partai santri dan partai kiai,” jelasnya, lewat keterangan resmi, di Jakarta, Senin (4/3).


PPP sendiri berpeluang kembali masuk parlemen. Berdasar data mutakhir Sirekap atau real count KPU, progres pukul 01.00 WIB, 3 Maret 2024, perolehan suara PPP mencapai 4,01 persen atau 3.080.314, terus naik dan melampaui ambang batas parlemen 4,01 persen.

KH Arif Fakhruddin juga mengungkapkan, PPP bisa diibaratkan sebagai partai Islam yang secara aspirasi politik berwatak wasathiyah, akomodatif terhadap semua unsur Ormas Islam.

“Kami berharap PPP bisa meneruskan pengabdiannya di parlemen untuk mewakili aspirasi umat Islam Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan selamat atas raihan PPP yang untuk sementara sudah berhasil mempertahankan kursi di DPR dengan 4 persen.

“Mudah-mudahan sebagai partai umat Islam dan warisan para ulama, terus bisa memperjuangkan politik amar ma'ruf nahi munkar dan istiqamah menjadi penyambung aspirasi umat,” harapnya.

Dia juga terus mendukung kebijakan PPP terus memperjuangkan peningkatan kualitas umat, khususnya melalui peningkatan pendidikan keagamaan diniyah madrasah dan pesantren.

“Kami berharap PPP di masa depan terus solid dan menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah dan basyariah, dalam menjaga keutuhan NKRI,” kata dia.

MUI juga meminta penyelenggara Pemilu menjaga integritas dalam menjalankan semua tahapan, imparsial, profesional, Jurdil dan Luber.

Dia juga mengimbau umat Islam dan masyarakat Indonesia agar terus menjaga persatuan dan kesatuan usai kompetisi Pemilu.  

“Para pemimpin yang terpilih diberi amanah, baik presiden dan DPR, juga bisa menjalankan  tugas sebaik-baiknya demi Indonesia makmur, baldatun thoyyibatun warobbun ghofur,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya