Berita

Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah, saat bertemu Director ILO for Indonesia and Timor Leste, Simrin Singh, di Kantor Kemnaker Jakarta, beberapa waktu lalu/Ist

Bisnis

ILO Diminta Realisasikan Program Pekerjaan Layak bagi Indonesia

MINGGU, 03 MARET 2024 | 20:02 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

International Labour Organization (ILO) diminta melanjutkan sebagai penghubung terhadap hal-hal yang masih jadi persoalan dalam merealisasikan dukungan terhadap program pekerjaan layak bagi Indonesia atau Decent Work Country Programme (DWCP) for Indonesia.

Permintaan itu disampaikan Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah, saat bertemu Director ILO for Indonesia and Timor Leste, Simrin Singh, di Kantor Kemnaker Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Program pekerjaan layak merupakan sarana utama bagi ILO untuk mempromosikan kerja layak sebagai komponen kunci dari strategi pembangunan nasional,” kata Menaker Ida Fauziyah, seperti dikutip dari Biro Humas Kemnaker, Minggu (3/3).


Selain membahas kerja layak sebagai strategi Pembangunan nasional, Menaker Ida menginginkan ILO membantu koordinasi antar Kementerian Lembaga (K/L) serta pemangku kepentingan dalam menerapkan Konvensi ILO, khususnya terkait Maritime Labour Convention.

“Kami membutuhkan peran ILO dalam memfasilitasi koordinasi para pemangku kepentingan untuk merespon harmonisasi regulasi dan implementasi kerja layak di sektor maritim,” katanya.

Ida juga mengharapkan, ke depannya ILO dapat menjadi mitra potensial tripartit Indonesia dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kepatuhan kelompok pengusaha dan pekerja, sehingga meminimalisir kasus-kasus ketenagakerjaan yang mungkin saja timbul.

Ia juga mendesak ILO merespon secara cepat semua isu-isu ketenagakerjaan yang sedang berkembang dan menjadi tren global.

“Semoga kita dapat bertukar informasi mengenai kerja sama antara ILO dan Indonesia di bidang ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Keputusan Jokowi Cawe-cawe PSI Kurang Tepat

Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11

Ryamizard Ryacudu: Jenderal Tempur yang Memilih Jalan Ketegasan

Selasa, 02 Juni 2026 | 00:03

Daging Kurban Jadi Sumber Pangan Bergizi Keluarga Prasejahtera

Senin, 01 Juni 2026 | 23:48

Empat Jenderal di Pusara Ryamizard Ryacudu

Senin, 01 Juni 2026 | 23:07

Sebelum Ditunjukkan, Rakyat Masih Yakin Ijazah Jokowi Palsu

Senin, 01 Juni 2026 | 23:00

Non-Blok dalam Pusaran AS-China-Rusia-Iran

Senin, 01 Juni 2026 | 22:55

Ketua BKSAP Puji Pelaksanaan Haji 2026, Tapi Tetap Beri Catatan

Senin, 01 Juni 2026 | 22:46

CBA Minta KPK Periksa Semua Pengusaha Rokok Termasuk M Suryo

Senin, 01 Juni 2026 | 22:35

Dewan Komisaris Pertamina Tanamkan Jiwa Nasionalisme Siswa Sekolah Dasar

Senin, 01 Juni 2026 | 22:25

Balinale Hadirkan 94 Film Internasional di Sanur

Senin, 01 Juni 2026 | 22:18

Selengkapnya