Berita

Ilustrasi DKPP/Net

Politik

DKPP Didesak Periksa Ketua KPU dan Bawaslu Lamteng

MINGGU, 03 MARET 2024 | 07:01 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dugaan pelaksanaan pemilu yang carut marut dengan banyaknya pelanggaran dan dugaan kecurangan, terkesan dibiarkan dan tidak ada tindakan atau disikapi dengan baik oleh KPU dan Bawaslu Lampung Tengah.

Indikasi itu terlihat dari banyak kejadian, seperti angka surat suara yang digunakan tidak sinkron dengan jumlah pemilik hak pilih. Ini terjadi di banyak TPS di Lampung Tengah.

Seperti di Kecamatan Bandar Mataram di TPS 01 sampai dengan TPS 04 Mataram Udik. Belum lagi banyak TPS yang patut dicurigai di mana angka kehadiran DPT mencapai 100 persen.


Selain itu, dugaan pembiaran kecurangan oleh KPU dan Bawaslu Lampung Tengah tampak dari adanya berita serta foto dan video kecurangan yang dilakukan oleh oknum kepala desa di salah satu desa di Kecamatan Bandar Mataram.

Di mana dugaan oknum kades tersebut mengkondisikan pemilih dengan berdiri di depan bilik, dan menurut saksi yang enggan disebut namanya, kepala desa mengintervensi warga agar memilih salah satu calon.

Selain itu adanya isu pengerahan dan penkondisian mahasiswa KKN untuk mencoblos di beberapa TPS di desanya, sudah beberapa kali dilaporkan ke Bawaslu namun tidak ada tindakan jelas dan cenderung terindikasi diabaikan.

Dugaan kecurangan ini banyak menimbulkan kerugian terutama kepada para kontestan pemilu yang menjadi korban. Salah satunya yang sempat viral yaitu calon DPRD Provinsi Lampung dari PKB, Munir A.Haris.

Dia merasa dirugikan dengan banyaknya dugaan suara beliau hilang.Menurutnya, kecurangan ini terindikasi dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif.

Menurut salah satu pengacara Munir, Bustari, Dewan Kehormatan Pelaksanaan Pemilu (DKPP) harus mengkaji dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Lalu Ketua KPU dan Bawaslu Lampung Tengah harus bertanggung jawab atas banyaknya kejadian kecurangan, dan pelanggaran pemilu di Lampung Tengah.

"Agar DKPP tidak menganggap hal seperti ini sebagai hal biasa karena ini menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap KPU dan Bawaslu sebagai pelaksana dan pengawas pemilu, jika tidak maka hal seperti ini akan menimbulkan konflik horizontal di masyarakat. Bukan tidak mungkin akan terjadi gerakan massa dan protes besar-besaran dilakukan oleh masyarakat yang nantinya malah mengganggu stabilitas daerah di Lampung Tengah khususnya," jelas dia, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (2/3).

DKPP, lanjut dia, adalah harapan dari masyarakat agar mampu menyelesaikan masalah pemilu di Lampung Tengah. Dan DKPP harus tegas ketika ada pelanggaran, maka Ketua KPU dan Bawaslu harus dihukum sesuai peraturan yang berlaku.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya