Berita

NEC akan meluncurkan layanannya untuk tebu, yang mengalami peningkatan permintaan/Net

Tekno

NEC dan Sumitomo Gabung Bikin Alat AI untuk Bantu Petani

SABTU, 02 MARET 2024 | 13:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dalam upayanya membantu petani meningkatkan hasil panen dan menghemat sumber daya, perusahaan teknologi Jepang NEC bersama rumah perdagangan Sumitomo Corp. bekerja sama membuat layanan dukungan berbasis kecerdasan buatan.

Menurut Nikkei, layanan tersebut diciptakan guna menganalisis data yang bertujuan untuk mendukung produksi stabil di tengah seringnya kejadian cuaca ekstrem akibat perubahan iklim.

Sumitomo terlibat dalam bisnis bahan pertanian, termasuk pestisida dan pupuk, di 40 negara.  


NEC akan memanfaatkan jaringan penjualan Sumitomo untuk mulai beroperasi penuh tahun ini di negara-negara seperti Brasil, India, dan Thailand. Layanan ini pertama-tama akan fokus pada tebu sebelum diperluas ke biji-bijian seperti gandum dan kedelai.

Ketika NEC memperkenalkan teknologinya pada budidaya tomat di Italia, penggunaan air berkurang sebesar 19 persen dan hasil panen meningkat sebesar 23 persen.

Layanan ini menganalisis kondisi pertumbuhan menggunakan AI yang dilatih pada sejumlah besar data budidaya tanaman. Ini memberikan saran mengenai metode terbaik untuk meningkatkan hasil panen sekaligus menghemat air dan pupuk. Pengguna juga dapat memeriksa proyeksi hasil panen dan tanggal panen optimal di ponsel pintar atau komputer mereka.

Pelanggan yang diharapkan mencakup perusahaan gula dan produsen bahan pertanian yang mempekerjakan ahli agronomi yang mengawasi pertanian. Biaya untuk layanan ini akan didasarkan pada wilayah.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya