Berita

Presiden Joko Widodo dan para pejabat dalam acara Penghargaan P3DN - Business Matching Produk Dalam Negeri 2023/Net

Bisnis

Dorong Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Gelar Business Matching P3DN 2024

SABTU, 02 MARET 2024 | 10:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali menyelenggarakan Business Matching program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) 2024 yang rencananya akan digelar ada 4-7 Maret 2024.

Tahun ini, Kemenperin bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk menjembatani bertemunya pemilik anggaran dan perusahaan industri dalam negeri secara langsung dalam acara yang akan digelar di The Meru Sanur, Bali.

Sekretaris Jenderal Kemenperin Eko SA Cahyanto berharap Business Matching ini diharapkan dapat mendorong realisasi pembelanjaan P3DN, terutama yang telah memiliki sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).


Ia memaparkan, Kemenperin secara konsisten selama tiga tahun berturut-turut menjadi pionir dalam pelaksanaan Business Matching untuk mendorong naiknya komitmen penggunaan produk dalam negeri.

Untuk pelaksanaan di tahun 2024, Business Matching Belanja P3DN dikemas dalam konsep one stop event, menghadirkan lima kegiatan utama, yaitu Desk Business Matching, Penganugerahan Penghargaan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Pameran Produk Dalam Negeri, Talkshow Akselerasi Sertifikasi TKDN, serta Pojok Konsultasi untuk memberikan informasi menyeluruh kepada peserta yang hadir.

Program P3DN dapat berjalan sukses karena hasil kerja bareng dari seluruh Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, Badan Usaha, serta pihak swasta yang terus merealisasikan pembelian produk dalam negeri pada pengadaan barang jasa. Juga tidak terlepas dari implementasi Program P3DN yang terus dipertegas mulai dari tahapan perencanaan, sehingga kebutuhan pengadaan dapat benar-benar dipenuhi oleh industri dalam negeri.

"Besar harapan kami, mengulang penyelenggaraan Business Matching sebelumnya, Bapak Presiden akan berkenan hadir pada pelaksanaan BM 2024," kata Eko.

Dalam acara ini nanti juga akan ada Penghargaan Produk Dalam Negeri Tahun 2024 untuk memberikan apresiasi kepada dua pihak yang memiliki peran besar dalam keberhasilan Program P3DN, yakni dari sisi pengguna dan produsen produk dalam negeri.

Terdapat sejumlah kategori penghargaan yang diberikan, baik kepada Kementerian, Lembaga Negara, Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota, BUMN, serta produsen industri kecil, menengah, dan besar.

Adapun Pameran Produk Dalam Negeri akan berlangsung selama pelaksanaan kegiatan Business Matching. Pameran diikuti oleh PDN yang telah bersertifikat TKDN dari sektor Industri Agro, Industri Kimia Hulu dan Farmasi, Logam Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika, serta Industri Kecil dan Menengah dan Aneka.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya