Berita

Gedung DPRD DKI Jakarta/Net

Politik

PKS Merajai Perolehan Kursi DPRD DKI, PDIP Menempel Ketat

SABTU, 02 MARET 2024 | 06:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Hingga Sabtu (2/3) pukul 06.08 WIB, real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) terpantau untuk Pemilihan Legislatif DKI Jakarta sudah mencapai 52,09% atau 16.027 dari 30.766 TPS.

Sejauh ini Partai Keadilan Sosial (PKS) masih mendominasi dengan suara 234.299 atau 16.75 persen.

Sementara PDIP hanya selisih 33.368 suara atau total perolehan 200.861 suara atau 14.36 persen.


Berikut hasil real count masing-masing dapil di DKI Jakarta dan prediksinya.

1. Dapil 1 (12 kursi): PKS, PDIP dan Gerindra masing-masing mendapat 2 kursi. Partai lain yang lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold mendapat 1 kursi (real count 29/2/2024 pukul 17.00 WIB)

2. Dapil 2 (9 kursi): Nasdem, PDIP dan Golkar mendapatkan 2 kursi. Partai lain mendapat 1 kursi (real count KPU 28/2/2024 pukul 12.00 WIB)

3. Dapil 3 (9 kursi): PDIP dan PKB mendapatkan 2 kursi. Partai lain mendapat 1 kursi (real count 29/2/2024 pukul 22.00 wIB)

4. Dapil 4 (10 kursi): PKS mendapatkan 2 kursi. Partai lain mendapat 1 kursi (real count KPU tanggal 1/3/2024 pukul 18.00 WIB)

5. Dapil 5 (10 kursi): PKS mendapatkan 2 kursi. Partai lain mendapat 1 kursi.

6. Dapil 6 (10 kursi): PKS dan Gerindra mendapatkan 2 kursi. Partai lain mendapat 1 kursi.

7. Dapil 7 (10 kursi): PKS 2 kursi. Semua partai mendapatkan 1 kursi setelah PKS dibagi 3 suara terendahnya 4.736 dari 14.029 (real count 29/2/2024 pukul 21.00 WIB)

8. Dapil 8 (12 kursi): PKS diprediksi mendapatkan 3 kursi dengan suara 29.841 dengan pembagian tiga 9.947 dan pembagian lima 5.968. Partai lain mendapatkan 1 kursi. Hanya PKB, Golkar dan PDIP berkompetisi untuk kursi kedua

9. Dapil 9 (12 kursi): PDIP mendapatkan 2 kursi. Partai lain mendapatkan 1 kursi

10. Dapil 10 (12 kursi): PDIP mendapatkan 2 kursi. Partai lain mendapatkan 1 kursi.



Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Program Prabowo Tak Akan Berdampak Jika Soliditas Internal Rapuh

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:03

Prabowo Tantang Danantara Capai Return on Asset 7 Persen

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:01

Pakar: Investigasi Digital Forensik Bisa jadi Alat Penegakan Hukum Kasus Investasi

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:46

Wapres Tekankan Kuartal I Momentum Emas Sektor Pariwisata

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:40

Kapolri Siap Bangun Lebih dari 1.500 SPPG Selama 2026

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:26

Kolaborasi Inspiratif: Dari Ilustrasi ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:20

Setnov Hadir, Bahlil Hanya Pidato Singkat di HUT Fraksi Partai Golkar DPR

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:18

Kepala BPKH: Desain Kelembagaan Sudah Tepat, Tak Perlu Ubah Struktur

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:16

Prabowo Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:53

Keuangan Haji Harus Berubah, Wamenhaj Dorong Tata Kelola yang Lebih Modern

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:36

Selengkapnya