Berita

Bambang Riyanto dan Titik Suprapti bersama tiga putra mereka, Yoshua, Yanuar, dan Yudha Sindu Riyanto/RMOLJateng

Politik

3 Putra Mantan Bupati Sukoharjo Dua Periode Lolos DPRD

KAMIS, 29 FEBRUARI 2024 | 23:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Keluarga Bambang Riyanto boleh jadi satu-satunya keluarga yang totalitas dalam politik di Indonesia. Bagaimana tidak, sang ayah yang pernah menjabat anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra dari Dapil V Jateng, kini menjabat Ketua Bappilu Partai Gerindra Sukoharjo.

Tak hanya itu, Bambang Riyanto juga pernah menjadi Bupati Sukoharjo dua periode pada 2000-2010. Sedangkan sang istri, Titik Suprapti, menjabat Ketua DPC Partai Gerindra Sukoharjo.

Jiwa politik pun menurun kepada tiga putranya yang menjabat Ketua PAC Partai Gerindra. Yoshua jadi Ketua PAC Gerindra Grogol Sukoharjo, Yanuar Ketua PAC Laweyan Solo, dan Yudha Ketua PAC Pasar Kliwon.


Menariknya lagi, tiga bersaudara itu kini bakal melenggang sebagai anggota DPRD.

Putra pertama, Yoshua Sindu Riyanto, masuk anggota DPRD Sukoharjo dari Dapil Grogol. Putra kedua, Yanuar Sindu Riyanto, terpilih sebagai anggota DPRD Kota Surakarta dapil Laweyan, dan putra bungsunya, Yudha Sindu Riyanto, kembali terpilih jadi anggota DPRD Kota Surakarta dari dapil Pasar Kliwon Serengan.

"Tiga putra kami dari rekapitulasi data sementara duduk menjadi anggota DPRD. Ini bentuk totalitas kami sebagai kader Partai Gerindra, meskipun saya juga mencalonkan DPR RI dan tidak lolos, tapi saya tetap bangga atas pencapaian anak kami," kata Bambang Riyanto, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Kamis (29/2).

Selain itu ketiganya diketahui sebagai alumni Hambalang, yakni sekolah politik kader Partai Gerindra.

"Kami tidak memaksa anak-anak ikut berpolitik, memang kami mengajari dan membimbing dan mereka yang tergerak sendiri dan semangat. Yang terakhir bergabung di politik Yanuar, karena basic pendidikannya teknik, juga sempat menjadi TA DPR-RI, jadi dunia politik juga dekat," papar BR, demikian Bambang Riyanto biasa disapa.

Sang ibu, Titik Suprapti menambahkan, dirinya bertindak sebagai pengawas dan support bagi anak-anaknya. Memastikan anak-anaknya memiliki kapabilitas, kualitas, dan tujuan yang baik dalam berpolitik.

"Pesan untuk anak anak saya, harus rukun dan kompak saling membantu, berbakti pada orang tua dan kami siap mendampingi anak anak dalam keluarga dan sebagai wakil rakyat. Kami juga berharap mereka menjadi wakil rakyat yang amanah sesuai harapan masyarakat. Yang penting jangan pernah lupa pada masyarakat yang sudah memilih dan menjadikan anggota dewan, ramah dan rendah hati," pesan Titik kepada ketiga putranya.

Sementara itu, Yoshua yang lebih berpengalaman mengatakan, hal utama dalam berpolitik harus seimbang antara masyarakat dan keluarga.

"Yang bisa saya bagikan sama adik adik ya pengalaman berpolitik, ada etika dan aturan yang harus dipahami dan dilaksanakan," tutur Yoshua.

Sementara Yanuar mengaku masih awam dengan dunia politik, namun ia mengaku terus belajar. Terlebih ia berharap bisa masuk ke Komisi IV yang konsentrasi masalah kesejahteraan.

"Sebenarnya saya ditawari pekerjaan bagus sesuai bidang saya teknik. Tapi saya sekarang mantap ingin mengabdi untuk kesejahteraan masyarakat," ungkap Yanuar.

Sedangkan petahana Yudha mengaku masih punya banyak PR yang ingin dia teruskan di periode keduanya sebagai anggota dewan. Salah satunya memberi pemahaman tentang dunia politik kepada anak muda.

"Pemilu tahun ini luar biasa, pemuda milenial bergerak, banyak anggota dewan dari milenial, apa karena Gibran Efek ya? Tapi memang saatnya anak muda melek politik, jangan abai. Ini yang menjadi salah satu PR saya," ucap Yudha.

Satu lagi keistimewaan keluarga politik ini, Yanuar dan Yudha kelak akan mengabdi di kantor yang sama, yakni Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Surakarta.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak hingga Akhir Agustus

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:11

IIW Indonesia 2026 Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri Global

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:03

Indonesia dan Madagaskar Teken Dua Perjanjian Strategis

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59

Sah! RUU P2SK Resmi Jadi UU, Purbaya Klaim Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46

Pergantian Pimpinan BGN Harus Dibarengi Peningkatan Kualitas MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:44

ICW Khawatir Ada Intervensi di Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Proses Penyidikan ke Publik

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:37

Prabowo Pernah Minta BPKP Tak Ragu Usut Orang Dekat Sebelum Dadan Ditangkap

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:25

KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim dan Sejumlah Lokasi Lain

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:09

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:06

Rupiah-IHSG Ambruk, Pengamat: Pasar Lebih Percaya Data, Bukan Pidato Pemerintah

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:51

Selengkapnya