Berita

Rektor Non-Aktif Universitas Pancasila ETH dan Kuasa Hukumnya Faizal Hafied usai menjalani pemeriksaan dugaan kasus pelecehan seksual di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Kamis (29/2)./Ist

Hukum

Hadiri Pemeriksaan di Polda Metro, Rektor Non-Aktif Univ Pancasila: Kami Senang Bisa Ungkapkan Sebenarnya

KAMIS, 29 FEBRUARI 2024 | 21:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Rektor Non-Aktif Universitas Pancasila ETH menjalani pemeriksaan dugaan kasus pelecehan seksual di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Kamis (29/2).

Kepada awak media, ETH mengaku gembira karena telah memberikan klarifikasi di hadapan penyidik Polda Metro Jaya.

"Alhamdulillah wawancaranya berjalan dengan lancar, proses hukum memang seperti ini, tidak ada yang luar biasa, dan kami senang, saya senang karena akhirnya bisa mengungkapkan yang sebenarnya," kata ETH.


Sementara itu, penasihat hukum ETH, Faizal Hafied mengatakan kasus ini sarat akan pembunuhan karakter. 

"Bahwa semua yang beredar ini adalah berita yang tidak tepat, kurang tepat dan menyesatkan dan merupakan pembunuhan karakter untuk klien kami," kata Faizal.

Sebab, Faizal menerangkan, pelaporan ini diduga kuat berkaitan dengan pemilihan rektor pada Maret 2024 dan prosesnya sudah dimulai sejak Januari 2024.

"Jadi kalau tidak ada pemilihan rektor, maka kasus ini, tidak akan Laporan Polisi. Karena kasusnya dianggap waktu-waktu yang lama. Seharusnya apabila dirasa memang benar terjadi kejadian tersebut laporankan sesegera mungkin," kata Faizal.

Dugaan pembunuhan karakter dan politisasi kasus menguat karena muncul pelaporan terhadap kliennya pada awal tahun.

Lanjut Faizal, hal ini pun disampaikan ETH kepada penyidik saat menjalani pemeriksaan.

Ke depan, Faizal berharap, usai kliennya diperiksa, penyidik Polri dapat mengungkap kasus ini secara tuntas dengan waktu yang singkat.

"Kami harapkan bahwa per-hari ini kita sudah sampaikan, kita sudah klarifikasi tadi, dan nama baik beliau bisa dipulihkan sebagaimana sedia kala, dan bisa bekerja kembali running untuk bisa memberikan yang terbaik kepada dunia pendidikan di Indonesia, khususnya di Universitas Pancasila," kata Faizal.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya