Berita

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Survei: Prabowo-Gibran Banyak Dipilih Perempuan dan Nonmuslim

KAMIS, 29 FEBRUARI 2024 | 18:53 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemilih pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo-Gibran didominasi perempuan dan masyarakat nonmuslim.

Hal tersebut sebagaimana temuan Lembaga Indikator Politik Indonesia terhadap survei kepada 1.227 responden pada rentang 18 sampai 21 Februari 2024 atau setelah pencoblosan Pemilu Serentak 2024.

"Basis pendukung ketiga calon tidak berbeda dengan exit poll kami minggu lalu bahwa Prabowo-Gibran kuat di pemilih muda dan relatif kuat di kalangan pemilih perempuan, yaitu sebesar 62,3 persen yang sebelumnya kaum laki-laki lebih mendominasi," kata peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi di akun YouTube Indikator Politik Indonesia, pada Kamis (28/2).

Masih dalam pengamatan survei, pemilih Prabowo-Gibran dari kaum perempuan ini terjadi saat debat capres kedua.

"Performanya Prabowo di debat capres kedua banyak menarik simpati pemilih perempuan," sambung Burhanuddin.

Berikutnya pemilih Prabowo-Gibran pun muncul dari kalangan nonmuslim dan juga warga Nahdlatul Ulama (NU).

"Mereka (nonmuslim) yang memilih Prabowo-Gibran 58,4 persen, dan dari kalangan NU 57 persen. Prabowo-Gibran juga dapat dukungan dari segala segmen, termasuk segmen pendidikan, yaitu 72,8 persen," jelas Burhanuddin.

Survei Indikator Politik Indonesia dilakukan dengan target WNI berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Sampel ini dipilih melalui metode random digit dialing (RDD) secara acak sebanyak 1.227 responden.

Margin of error survei ini kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Pengamat: Jangan Semua Putusan MK Dikaitkan Unsur Politis

Senin, 20 Mei 2024 | 22:19

Panglima TNI Diminta Tarik Anggota Puspom dari Kejagung

Selasa, 28 Mei 2024 | 18:58

Produksi Film Porno, Siskaeee Cs Segera Disidang

Rabu, 22 Mei 2024 | 13:49

Topeng Mega-Hasto, Rakus dan Berbohong

Kamis, 23 Mei 2024 | 18:03

IAW Desak KPK Periksa Gubernur Jakarta, Sumbar, Banten, dan Jateng

Senin, 20 Mei 2024 | 15:17

Pj Gubernur Jabar Optimistis Polisi Mampu Usut Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Kamis, 23 Mei 2024 | 06:48

Pj Gubernur Jabar Ingatkan Dishub Tidak Ada Suap dan Pungli dalam Uji KIR

Senin, 27 Mei 2024 | 19:31

UPDATE

KPK Bakal Kembangkan ke Proses Penganggaran Terkait Korupsi Rumjab DPR RI

Kamis, 30 Mei 2024 | 10:03

Demokrat: Pasangan Khofifah-Emil Tak Tergantikan

Kamis, 30 Mei 2024 | 09:47

Investasi Kuat, Transportasi Berbasis Kereta di Bali Masuk Babak Baru

Kamis, 30 Mei 2024 | 09:37

Jalan Puan Nyapres Bisa Dimulai dari Juru Negosiasi PDIP-Prabowo

Kamis, 30 Mei 2024 | 09:30

Harga Emas Antam Anjlok Rp9 Ribu

Kamis, 30 Mei 2024 | 09:27

Kepala BNPB Tinjau Penanganan Darurat Erupsi Gunung Ibu

Kamis, 30 Mei 2024 | 09:24

Oposisi Spanyol Dikecam karena Kunjungi Netanyahu di Israel

Kamis, 30 Mei 2024 | 09:11

6 General Manager PT Antam Tersangka Korupsi 109 Ton Emas

Kamis, 30 Mei 2024 | 08:49

Perludem Ingatkan Pentingnya Perbaikan Sistem Pemilu

Kamis, 30 Mei 2024 | 08:46

CEO Sate Maranggi Kantongi Rekomendasi PKS dan PKB

Kamis, 30 Mei 2024 | 08:22

Selengkapnya