Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Golkar akan Jadi Raja Senayan di Bawah Komando Airlangga

KAMIS, 29 FEBRUARI 2024 | 18:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Partai Golkar diprediksi akan menjadi 'Raja Senayan' pada Pemilu 2024 di bawah kepemimpinan Ketua Umum Airlangga Hartarto.

Ketua Umum Solidaritas Pemersatu Bangsa Indonesia (SPBI), Iswadi menuturkan, manajemen komunikasi politik yang dibangun Airlangga terbukti mampu membawa Golkar dominan di 15 provinsi.

Golkar, kata Iswadi, menerapkan strategi komunikasi model Dramaturgis Goffman, yakni melalui panggung belakang, panggung tengah, dan panggung depan.


"Pada panggung belakang, komunikasi politik dilakukan saat momentum konsolidasi partai, sehingga dukungan seluruh kader dapat dipersatukan," kata Iswadi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/2).

Kemudian pada panggung tengah, komunikator Partai Golkar mampu meyakinkan seluruh partai koalisi bahwa kebijakan pemerintah adalah solusi utama mengatasi lambannya pertumbuhan ekonomi dan peluang kerja.

"Sedangkan di panggung depan, komunikator politik Partai Golkar banyak melakukan dialog dengan berbagai lapisan publik, melalui berbagai saluran komunikasi massa," ujarnya.

Faktor inilah yang berhasil mendorong Golkar kembali menguasai mayoritas provinsi pada Pemilu 2024. Di bawah kepemimpinan Airlangga, partai bernomor urut 4 itu pun sukses menjadi sorotan utama setelah menempati posisi kedua, selisih tipis dengan PDIP di nomor satu.

Merujuk real count sementara KPU RI, Golkar tidak hanya unggul di luar Pulau Jawa, melainkan kembali menjadi partai penguasa Provinsi Jawa Barat.

"Golkar meraih dominasi suara terbanyak menurut perhitungan sementara (real count) di provinsi seperti Aceh, Banten, Bengkulu, Jambi, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Papua, Riau dan sebagainya," tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya