Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Data Sensitif Milik Pemerintah Taiwan Bocor

KAMIS, 29 FEBRUARI 2024 | 17:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan siber dilaporkan telah menargetkan sejumlah data sensitif milik pemerintah Taiwan.

Mengutip laporan TVBS pada Kamis (29/2), data yang berhasil diretas hacker berasal dari Chunghwa Telecom dan unit keamanan nasional utama Taiwan, termasuk data dari militer dan Kementerian Luar Negeri.

TVBS juga melampirkan pesan ancaman hacker yang akan menjual data sensitif tersebut, tetapi tidak menyebutkan berapa banyak uang yang diminta pelaku.


"Hacker akan menjual 1,7 terabyte dokumen internal dari operator   telekomunikasi terbesar Taiwan, dan data tersebut berisi kontrak yang ditandatangani perusahaan tersebut dengan entitas termasuk pemerintah," ungkap laporan tersebut.

Chunghwa Telecom mengatakan bahwa pihaknya mulai menyelidiki dugaan kebocoran data dan melaporkan kasus tersebut kepada pemerintah.

Mereka menambahkan, bahwa insiden tersebut tidak berdampak besar pada operasi Chunghwa Telecom dan pihaknya akan terus memperkuat kontrol keamanan siber.

Karena berita peretasan, saham Chunghwa Telecom turun 0,4 persen pada Kamis (29/2).

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Bareskrim Bongkar Tempat Jual Beli Ekstasi di Tempat Hiburan Malam

Rabu, 18 Maret 2026 | 03:59

Ekonom Sambut Baik Kerja Sama RI-Jepang soal Energi Hijau

Rabu, 18 Maret 2026 | 03:45

NKRI di Persimpangan Jalan

Rabu, 18 Maret 2026 | 03:13

Legislator Kebon Sirih Bareng Walkot Jakbar Sidak Terminal Kalideres

Rabu, 18 Maret 2026 | 02:50

Menhan: Masyarakat Harus Benar-benar Merasakan Kehadiran TNI

Rabu, 18 Maret 2026 | 02:25

RI Siapkan Tameng Hadapi Investigasi Dagang AS

Rabu, 18 Maret 2026 | 02:08

Kemenhub Tegaskan Penerbangan ke Luar Negeri Tetap Beroperasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 01:50

Teheran Diserang Lagi, Israel Klaim Bunuh Dua Pejabat Tinggi Iran

Rabu, 18 Maret 2026 | 01:30

Sopir Taksi Daring Lapor Polisi Usai Dituduh Curi Akun Mobile Legend

Rabu, 18 Maret 2026 | 01:10

BI Beri Sinyal Tidak Akan Pangkas Suku Bunga Imbas Gejolak Global

Rabu, 18 Maret 2026 | 00:50

Selengkapnya