Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menerima penganugerahan Jenderal bintang 4 dari Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Relawan ProGib Nusantara: Gelar Jenderal Kehormatan Prabowo Bukan Politis

KAMIS, 29 FEBRUARI 2024 | 10:27 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Presiden Joko Widodo dinilai pantas memberikan penghargaan pangkat istimewa Jenderal TNI (Hor) kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Sebab Prabowo sudah banyak berjuang dan mengabdi sebagai Menhan.

"Banyak kontribusi yang sudah beliau lakukan untuk perkembangan industri pertahanan serta positioning Indonesia di kancah global," kata Umum Relawan ProGib (PrabowoGibran) Nusantara, Hafif Assaf, Kamis (29/2).


Hafif melanjutkan bahwa pemberian gelar tersebut sangat tidak bersifat politis. Pemberian gelar tersebut murni karena kontribusi Prabowo selama ini untuk kemajuan TNI dan pertahanan Indonesia.

Hafif melanjutkan bahwa pemberian gelar tersebut sangat tidak bersifat politis. Pemberian gelar tersebut murni karena kontribusi Prabowo selama ini untuk kemajuan TNI dan pertahanan Indonesia.

"Penghargaan ini tidak ada kaitannya dengan politik, ini bentuk rasa terima kasih dan penghargaan TNI kepada Jenderal Prabowo," ujar Hafif.

Selain Prabowo, sudah ada beberapa tokoh yang juga mendapat gelar serupa karena dinilai memiliki peran penting bagi bangsa dan negara, seperti Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Luhut Binsar Pandjaitan, A.M. Hendropriyono dan Agum Gumelar.

Diketahui pada Rabu (28/2), Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menerima penganugerahan Jenderal bintang 4 dari Presiden Joko Widodo yang diberikan di sela Rapat Pimpinan TNI-Polri di Gedung Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya