Berita

Tangkapan layar sejumlah saksi Gerindra bakar salinan Form C1 karena honor mereka tidak dibayar/Repro

Politik

Kecewa Honor Tak Dibayar, Saksi Gerindra Bakar Salinan Form C1 di Langkat

RABU, 28 FEBRUARI 2024 | 20:13 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Sejumlah saksi partai Gerindra melakukan aksi protes dengan membakar salinan formulir C1 Pemilu 2024 di Kabupaten Langkat. Para saksi yang mengaku bekerja di wilayah Kecamatan Batang Serangan, Sawit Seberang dan Padang Tualang tersebut mengaku kecewa karena honor mereka sebagai saksi tidak kunjung dibayarkan oleh partai.

Dalam video yang diterima Kantor Berita Politik RMOLSumut, salah seorang saksi mengaku sangat kecewa dengan sikap dari Partai Gerindra yang tidak membayar honor mereka padahal mereka sudah bekerja keras untuk mendapatkan salinan form C1 berisi data perolehan suara di tingkat TPS tersebut.

“Kami bekerja dari pagi sampai pagi kembali, tapi apa balasannya kepada kami, kami solah tidak dianggap. Ini bukti kami bekerja C1 yang kami kumpulkan dari seluruh TPS,” katanya sembari menunjukkan tumpukan salinan C1 tersebut.


Sesaat kemudian mereka melakukan pembakaran beberapa lembar salinan C1 tersebut. Mereka mengatakan hal ini sebagai bentuk protes atas tindakan memalukan dari Partai Gerindra khususnya pengurus di DPC Gerindra Langkat.

“Tolong terkhusus kepada bang Dolah dan Ketua DPC, sampai sekrang kami tidak tau kemana. Setiap dihubungi dibilang bersabar. Kalau memang C1 ini tidak berlaku lagi kita bakar,” ungkap mereka.

Informasi yang diperoleh menyebutkan para saksi ini seharusnya mendapat honor Rp 350 ribu. Namun, honor tersebut mendapat pemotonga sebesar Rp 100 ribu namun hal itu mereka diamkan. Pada akhirnya kekecewaan mereka meledak karena sisa honor yang seharusnya menjadi hak mereka justru tidak kunjung dibayarkan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya