Berita

Representative Image/Net

Dunia

Rusia Bakal Larang Ekspor Bensin Selama Enam Bulan Mulai 1 Maret

RABU, 28 FEBRUARI 2024 | 13:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Rusia akan melarang ekspor bensin mulai Jumat (1/3), selama enam bulan mendatang.

Langkah tersebut diambil Kremlin setelah negara itu telah mengurangi ekspor minyak dan bahan bakarnya sebesar 500 ribu barel per hari pada kuartal pertama tahun ini.

Mengutip Reuters, Rabu (28/2), pemerintah Rusia berdalih bahwa keputusan tersebut diambil untuk menjaga stabilitas harga di pasar domestik, di tengah tingginya permintaan konsumen.


"Untuk mengimbangi permintaan produk minyak bumi yang berlebihan, perlu diambil langkah-langkah untuk membantu menstabilkan harga di pasar domestik," kata Wakil Perdana Menteri Alexander Novak dalam proposalnya.

Saat ini harga bensin tengah menjadi hal yang sensitif bagi masyarakat Rusia, terlebih negara Beruang Merah itu akan mengadakan pemilihan presiden pada 15-17 Maret 2024 mendatang.

Di samping itu, produksi minyak dalam negeri juga dilaporkan sedang terganggu akibat serangan pesawat tanpa awak Ukraina di beberapa kilang Rusia.

Kedua negara itu diketahui terus menargetkan infrastruktur energi dengan serangannya, yang dilakukan sebagai upaya untuk mengganggu jalur pasokan dan logistik serta melemahkan lawan mereka.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya