Berita

Ilustrasi/Net

Otomotif

Sepuluh Tahun Berjalan, Apple Mendadak Hentikan Proyek Pembuatan Mobil

RABU, 28 FEBRUARI 2024 | 09:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah berjalan sepuluh tahun, raksasa teknologi Apple akhirnya memutuskan untuk membatalkan proyek pembuatan mobil listrik, salah satu proyek paling ambisius dalam sejarah perusahaan.

Hal itu diungkapkan pada Selasa (27/2), oleh salah satu sumber yang ikut dalam proyek tersebut.

"Perusahaan membuat pengungkapan secara internal pada Selasa, mengejutkan hampir 2.000 karyawan yang bekerja pada proyek tersebut," kata sumber yang menolak disebutkan namanya, seperti dikutip dari The National, Rabu (28/2).


Sumber mengatakan keputusan Selasa diambil alih oleh chief operating officer Jeff Williams dan Kevin Lynch, wakil presiden yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.

Kedua eksekutif mengatakan kepada anggota staf bahwa proyek tersebut akan mulai dihentikan dan banyak karyawan di tim mobil, yang dikenal sebagai Special Projects Group, atau SPG akan dipindahkan ke divisi kecerdasan buatan di bawah eksekutif John Giannandrea.

Mereka akan fokus pada proyek AI generatif yang semakin menjadi prioritas utama perusahaan.

Tim mobil Apple memiliki beberapa ratus insinyur perangkat keras dan perancang kendaraan. Ada kemungkinan mereka akan dipindahkan atau bisa melamar pekerjaan di tim Apple lainnya. Sebagian akan di-PHK meski belum jelas jumlahnya.

Keputusan untuk menghentikan proyek pembuatan mobil merupakan sebuah kejutan bagi perusahaan, mengakhiri upaya bernilai miliaran dolar yang disebut Project Titan yang akan membawa Apple ke dalam industri yang benar-benar baru.

Perusahaan teknologi ini mulai mengerjakan mobil pada sekitar tahun 2014, mengarahkan perhatiannya pada kendaraan listrik yang sepenuhnya otonom dengan interior seperti limosin dan navigasi dengan panduan suara.

Proyek ini mengalami kesulitan sejak awal. Ini terlihat saat Apple beberapa kali mengubah kepemimpinan dan strategi tim.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya