Berita

Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf alis Gus Ipul/Net

Politik

PBNU Bantah Gembosi Suara PKB

RABU, 28 FEBRUARI 2024 | 05:02 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tudingan sejumlah pihak bahwa Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berupaya menggembosi suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dibantah keras oleh Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf. Sosok yang akrab disapa Gus Ipul ini justru menegaskan PBNU tak punya niat dan upaya melakukan tudingan itu.

"Tidak ada niat PBNU untuk mengurangi atau menurunkan atau menggembosi suara PKB, sama sekali tidak ada," tegas Gus Ipul yang juga Walikota Pasuruan ini usai meresmikan instalasi kamar operasi di RSUD dr R Soedarsono, Selasa (27/2).

Dia menuturkan, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) merupakan salah satu pendiri PKB. Bahkan Gus Yahya dan keluarganya juga berjuang untuk PKB.


"Bahkan Gus Yahya, Ketua Umum, sering menyampaikan bahwa beliau itu pendiri PKB, keluarganya berjuang untuk PKB, jadi tidak ada sama sekali keinginan untuk itu. Jadi jangan dibolak-balik," tegasnya lagi.

Lanjut Gus Ipul, PBNU hanya mengkritik proses pencalonan presiden dan wakil presiden oleh PKB yang tidak melalui konsultasi dengan pihaknya.

Akibatnya, banyak kiai yang kebingungan dan akhirnya tidak bisa memberikan dukungan.

"Ini yang tidak terjadi. Sehingga kita tahu sekarang di TPS-TPS mayoritas pemilih PKB akhirnya mendukung pasangan nomor 2. Itu fakta. Itulah yang perlu saya tegaskan," tandasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya