Berita

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan saat meninjau Pasar Klender SS di Jakarta Timur, Senin, 26 Februari 2024/Ist

Bisnis

Mendag Zulhas Kembali Imbau Masyarakat Beralih ke Beras Bulog untuk Tekan Laju Kenaikan Beras

SELASA, 27 FEBRUARI 2024 | 09:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Di tengah melonjaknya harga beras premium di dalam negeri, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) kembali mengimbau masyarakat untuk beralih ke beras SPHP yang diproduksi Bulog.

Dengan peralihan konsumsi beras, kata Zulhas, hal tersebut diyakini dapat menekan laju kenaikan harga beras lokal saat ini.

“Kalau beras premium sedang mahal, kami harap masyarakat bisa membeli alternatif yaitu beras komersial Bulog atau beras SPHP. Berasnya enak dan bagus. Sehingga, laju kenaikan harga beras lokal yang belum panen ini bisa ditahan kalau permintaannya turun,” kata Zulhas saat meninjau Pasar Klender SS di Jakarta Timur, Senin (26/2).


Menurutnya, stok beras SPHP saat ini melimpah dan telah tersebar di seluruh pasar tradisional dan ritel modern di Indonesia, dengan harga Rp10.900/kg.

Selain itu, tersedia juga beras komersial Bulog yang saat ini dijual dengan harga Rp15.000/kg,  yang disediakan untuk konsumen yang ingin beralih mengkonsumsi beras Bulog untuk sementara waktu maupun jangka panjang.

“Beras SPHP dan beras komersial yang disediakan Bulog stoknya banyak, harga tidak naik. Sementara itu, beras lokal sedang proses tanam. Permintaan beras lokal yang terus meningkat akan berdampak pada harganya,” sambungnya.

Adapun pemerintah telah mengestimasi jadwal panen beras paling cepat terjadi pada bulan Maret 2024. Zulhas mengatakan, pergeseran musim dan dampak El Nino sejauh ini telah menggeser jadwal tanam beras di Indonesia.

“Jadwal tanam kita bergeser, biasanya Agustus atau September sudah tanam, saat ini baru tanam. Artinya, panen paling cepat di Maret 2024. Puncaknya saya kira April atau Mei, baru harga beras lokal akan stabil. Tapi, beras yang disediakan pemerintah harganya tetap, tidak naik,” pungkas Mendag Zulkifli Hasan.

Selain memastikan kondisi beras, saat berkunjung ke pasar Mendag itu juga meninjau sejumlah komoditas barang kebutuhan pokok lainnya.

Dalam pantauan tersebut (26/2), komoditas yang harganya stabil antara lain beras medium Rp14.000/kg, beras premium Rp16.000/kg, gula pasir Rp16.000/kg, minyak goreng curah Rp15.000/liter, MINYAKITA Rp14.000/liter, cabai merah keriting Rp80.000/kg, cabai rawit merah Rp80.000/kg, daging ayam ras Rp36.000/kg, telur ayam ras Rp29.000/kg, dan daging sapi Rp140.000/kg.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya