Berita

Suasana sidang terdakwa Kades Tarik, Ifanul Ahmad irfandi, di PN Sidoarjo, Senin (26/2)/RMOLJatim

Nusantara

Divonis Hukuman Percobaan 10 Bulan, Kades Tarik Sidoarjo Tarik Napas Lega

SENIN, 26 FEBRUARI 2024 | 23:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Terdakwa Kades Tarik, Ifanul Ahmad irfandi, langsung menghela napas lega usai mendengar putusan Majelis Hakim PN Sidoarjo yang mengadili kasusnya, Senin (26/2).

Terdakwa Ifanul memang dinyatakan bersalah lantaran melanggar Pasal 490 Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu yang membuat dirinya divonis hukuman selama 5 bulan penjara dengan masa percobaan 10 bulan plus denda sebesar Rp 5 juta subsider 1 bulan kurungan.

Artinya, kades muda itu tak perlu masuk ke dalam jeruji besi selama dia tidak melakukan tindak pidana lain dalam kurun 10 bulan ke depan.


Ditemani seorang rekannya ke PN Sidoarjo pada sejak pagi hari, terdakwa sudah terlihat tegang. Ia terlihat hanya duduk merenung sambil memainkan gadgetnya tanpa berbicara dengan siapapun.

Menjelang sidang, Ifanul tampak sumringah setelah didatangi oleh Wakil Ketua DPRD Sidoarjo yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo, H Kayan. Setelah ngobrol sebentar, H Kayan lantas pergi dan Ifanul terlihat lebih tenang.

Sidang itu sendiri dimulai sekitar pukul 11.00 WIB saat Ketua Majelis hakim, Slamet Pujiono, mulai membacakan amar putusan. Menurut pertimbangan hakim, Kades Ifanul dinilai telah secara sah terbukti salah sesuai tuduhan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari tim Gakkumdu Pemilu 2024.

Yakni melakukan kampanye terselubung untuk salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden di sela-sela acara pembagian kartu "Tarik Sehat" di Balai Desa Tarik, Kamis lalu (4/1).

Berdasarkan bukti rekaman video yang sempat viral di berbagai platform media sosial dan dikuatkan keterangan saksi-saksi, terdakwa diketahui ikut mengucapkan yel-yel dukungan untuk Prabowo-Gibran yang diteriakkan Ketua Tim Pemenangan Kabupaten paslon nomor urut 2, HM Kayan.

Semua tudingan itu pun diakuinya, bahkan Ifanul juga menyatakan menerima vonis yang dijatuhkan padanya. Sebaliknya JPU menyatakan pikir-pikir terkait. Palu putusan pun diketuk, dan terdakwa langsung melangkahkan kakinya keluar ruang sidang tanpa memberikan keterangan apapun pada wartawan.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sidoarjo, Agung Nugraha menyatakan, akan melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan anggota tim Gakkumdu lainnya terkait putusan hakim tersebut.

“Yang penting terdakwa sudah dinyatakan bersalah sesuai tuntutan,” katanya.

Sedangkan terkait vonis yang dijatuhkan, Agung akan menjadikannya sebagai materi pembahasan di Bawaslu dan Gakkumdu.

“Kami akan pelajari lebih lanjut. Tetap akan kami bicarakan bareng-bareng. Setelah itu barulah kami putuskan apakah perlu mengambil upaya hukum lebih lanjut,” tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya